Persimpangan Jalan Banyumas Akan Dijaga Petugas Saat Mudik

7 hours ago 2

Persimpangan Jalan Banyumas Akan Dijaga Petugas Saat Mudik Suasana arus kendaraan di jalur selatan Jawa Tengah yang masuk wilayah Wangon, Kabupaten Banyumas, pada H-5 Lebaran atau Senin (16/3/2026). ANTARA - Sumarwoto

Harianjogja.com, PURWOKERTO—Persimpangan jalan di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akan dijaga petugas kepolisian saat arus mudik Lebaran mulai meningkat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengaturan lalu lintas tetap aman dan terkoordinasi di titik-titik rawan kepadatan kendaraan.

Satuan Lalu Lintas Polresta Banyumas menyebut pengaturan kendaraan di titik persimpangan akan diambil alih personel kepolisian ketika volume kendaraan meningkat.

Kepala Satuan Tugas Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas Polresta Banyumas AKP Dwi Nugroho mengatakan pengaturan arus kendaraan di perpotongan jalan sebaiknya dilakukan oleh petugas resmi.

"Kami sudah memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat maupun sukarelawan agar tidak melakukan pengaturan lalu lintas sendiri di titik potong jalan," kata Dwi Nugroho di Purwokerto di Kabupaten Banyumas, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, ketika arus kendaraan mulai padat, anggota Satlantas Polresta Banyumas akan langsung mengambil alih pengaturan lalu lintas di persimpangan.

Langkah tersebut dilakukan agar pengaturan kendaraan tetap tertib serta meminimalkan potensi gangguan keselamatan di jalur mudik.

Selain melakukan pengaturan lalu lintas, kepolisian juga memantau pergerakan kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Banyumas melalui sejumlah titik pemantauan. Beberapa titik yang menjadi fokus pemantauan berada di Sokaraja, Pekuncen, serta Wangon.

Berdasarkan data pemantauan, volume kendaraan di Pekuncen pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB tercatat sebanyak 833 kendaraan per jam.

Jumlah tersebut meningkat pada Senin (16/3/2026) pada jam yang sama menjadi sekitar 998 kendaraan per jam.

Petugas di Pekuncen memantau kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Banyumas dari arah Tol Pejagan maupun jalur pantura.

Sementara di Wangon, jumlah kendaraan yang melintasi jalur selatan Jawa Tengah dari arah Bandung pada Minggu sekitar pukul 11.00 WIB tercatat sebanyak 614 kendaraan per jam. Pada Senin, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 700 kendaraan per jam.

Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, kondisi arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Banyumas hingga saat ini masih terpantau aman dan lancar.

Dwi Nugroho memperkirakan lonjakan kendaraan pemudik menuju wilayah Kabupaten Banyumas akan terjadi pada Rabu (18/3/2026).

Perkiraan tersebut berkaitan dengan kebijakan bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) yang berlaku hingga Selasa (17/3/2026) sebelum memasuki masa cuti bersama Lebaran.

Karena itu, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik diminta tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |