Ilustrasi mobil patroli polisi. - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN— Pengamanan laga final Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, mulai dimatangkan. Polresta Sleman menyiapkan langkah antisipasi khusus, terutama pada pengaturan arus lalu lintas dan titik-titik rawan yang berpotensi menimbulkan kepadatan maupun gangguan keamanan.
Pertandingan yang akan digelar pada Sabtu (9/5/2026) malam itu diperkirakan menghadirkan ribuan suporter. Kondisi ini membuat kepolisian memprioritaskan kelancaran mobilitas penonton, baik saat menuju stadion maupun ketika meninggalkan lokasi usai pertandingan.
Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan melalui koordinasi dengan Polda DIY. Pemetaan kerawanan menjadi bagian penting dalam skema pengamanan yang disiapkan.
"Terkait [pengamanan] itu nanti biasanya operasional nanti dari Polda. Nanti kita koordinasi bagaimana, apakah ada kerawanan-kerawanan yang akan timbul," terang Argo, Rabu (6/5/2026).
Ia menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada keselamatan seluruh pihak, baik suporter, penonton umum, maupun masyarakat sekitar stadion. Polisi akan menempatkan personel di sejumlah titik strategis guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
"Nanti untuk pengamanan pasukan kita siapkan agar dari suporter aman dan dari semua bisa melaksanakan pengamanan dengan baik, dari penonton juga aman, intinya itu," tegasnya.
Selain pengamanan di dalam dan sekitar stadion, arus lalu lintas menjadi perhatian utama. Kepolisian menargetkan tidak terjadi penumpukan kendaraan, terutama pada jalur akses menuju Stadion Maguwoharjo yang kerap padat saat pertandingan besar.
Menurut Argo, skenario pengaturan lalu lintas disiapkan agar arus kendaraan masuk dan keluar stadion dapat terurai dengan lancar. Hal ini penting mengingat potensi lonjakan volume kendaraan pada hari pertandingan.
"Untuk lalu lintas itu kan cuma pengaturan di jalan ya. Untuk itu nanti antisipasinya agar nanti yang masuk dan yang keluar nanti lancar," ungkapnya.
Potensi konvoi atau arak-arakan suporter juga menjadi perhatian. Polisi akan menyiagakan personel di jalur yang diperkirakan dilalui massa untuk mencegah gangguan ketertiban maupun kemacetan.
"Nanti kita intinya menyiagakan personel di titik-titik rawan di mana jalur pulang pergi dari massa bagaimana agar nanti masyarakat juga aman," jelas Argo.
Di sisi lain, laga final ini menjadi momentum penting bagi PSS Sleman. Setelah memastikan diri sebagai pemuncak klasemen Grup 2 dengan raihan 56 poin usai mengalahkan PSIS Semarang, PSS berhasil mengamankan tiket promosi ke Super League.
Pada partai puncak, PSS akan menghadapi Garudayaksa FC yang keluar sebagai pemuncak Grup 1. Duel ini diprediksi berlangsung sengit sekaligus menarik perhatian besar dari suporter kedua tim.
Dengan tingginya animo penonton, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban selama berlangsungnya pertandingan. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran acara, tetapi juga memastikan aktivitas warga di sekitar stadion tetap berjalan tanpa gangguan berarti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































