Harianjogja.com, JOGJA—Bintang sepak bola Argentina, Ángel Di María, menutup rapat kemungkinan kembali memperkuat Argentina national football team di FIFA World Cup 2026.
Pemain berusia 38 tahun tersebut menegaskan bahwa keputusan pensiun dari tim nasional merupakan keputusan final. Ia memilih memberi ruang bagi generasi baru pemain Argentina untuk tampil di turnamen besar mendatang.
Keputusan Final Demi Regenerasi
Dalam wawancara dengan program Todo Pasa yang dikutip dari TyC Sports, Minggu (8/3/2026), Di Maria menilai regenerasi pemain di tim nasional sangat penting.
“Ada kelompok pemain yang sangat bagus yang sedang muncul. Ketika turnamen besar seperti Piala Dunia atau Copa América datang, Anda membutuhkan menit bermain untuk merasa baik. Kadang ketika tetap di sana, Anda mengambil kesempatan dari pemain yang datang berikutnya,” ujarnya.
Di Maria mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sudah berencana pensiun setelah FIFA World Cup 2022 di Qatar. Namun dorongan dari rekan setim membuatnya bertahan hingga Copa América 2024.
Setelah turnamen tersebut selesai, ia akhirnya memutuskan menutup karier internasionalnya.
Warisan Gol di Final
Karier Ángel Di María bersama tim nasional Argentina tercatat sebagai salah satu yang paling bersejarah. Ia dikenal sebagai pemain yang kerap tampil menentukan di laga final.
Beberapa gol penting yang dicetaknya antara lain:
- Final 2008 Summer Olympics di Beijing.
- Final Copa América 2021 saat Argentina menjuarai turnamen.
- Final 2022 Finalissima melawan Italia.
- Final FIFA World Cup 2022 melawan France national football team.
Gol-gol tersebut menjadikannya salah satu pemain paling krusial dalam era keemasan Argentina bersama generasi pemain seperti Lionel Messi.
Menikmati Karier di Rosario Central
Saat ini Di Maria tengah menikmati fase akhir kariernya bersama klub masa kecilnya, Rosario Central.
Ia kembali ke klub asal kota kelahirannya pada 2025 dan mengaku sangat menikmati hidup bersama keluarga di Rosario.
“Bisa berada di kota saya, bersama keluarga dan teman-teman, adalah sesuatu yang unik bagi saya,” katanya.
Untuk tetap tampil kompetitif di usia 38 tahun, Di Maria mengaku menjaga kondisi tubuh dengan disiplin tinggi sebelum dan sesudah latihan.
Kini, setelah menutup perjalanan internasionalnya, fokusnya sepenuhnya tertuju pada performa klub dengan ambisi membawa Rosario Central bersaing di Copa Libertadores.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

















































