Media Tiongkok Kecam Timnasnya: Anjing Hanya Menggonggong

3 hours ago 1

 Anjing Hanya Menggonggong Suporter sepak bola. / Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— Kemenangan Timnas U17 Indonesia di laga pembuka Grup B Piala Asia U17 2026 menghadirkan kejutan sekaligus sorotan tajam dari media Tiongkok. Indonesia menang 1-0 lewat gol telat yang membungkam dominasi lawan di lapangan.

Pertandingan yang berlangsung di King Abdullah Sport City Training Ground pada Selasa (5/5/2026) malam WIB itu memperlihatkan kontras permainan. Tiongkok menguasai bola lebih dari 60 persen, namun gagal memaksimalkan peluang menjadi gol.

Gol penentu kemenangan Indonesia dicetak oleh Keanu Senjaya pada menit ke-87 setelah menerima umpan lambung dari Matthew Baker.

Hasil ini menjadi modal penting bagi skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto dalam menjaga peluang lolos ke fase berikutnya sekaligus membuka jalan menuju Piala Dunia U17 2026.

Di sisi lain, media Tiongkok langsung melontarkan kritik keras terhadap performa timnya. Salah satu portal berita, 163.com, menyebut permainan Tiongkok tidak efektif meski mendominasi jalannya pertandingan.

"Melihat kembali pertandingan ini, performa Tiongkok adalah tipikal dari hanya menggonggong tanpa menggigit, mendominasi penguasaan bola namun tidak mampu mencetak gol."

Sorotan tersebut mencerminkan kekecewaan publik terhadap tim yang dinilai gagal memanfaatkan keunggulan statistik menjadi hasil nyata di lapangan.

Menariknya, media yang sama justru memberikan apresiasi terhadap strategi Indonesia yang dinilai lebih efektif. Timnas U17 Indonesia disebut tampil disiplin dengan mengandalkan serangan balik.

Pendekatan ini dianggap sebagai perubahan signifikan dibanding dua laga uji coba sebelumnya di Tangerang pada Februari, saat Indonesia masih kesulitan menghadapi Tiongkok.

Gol Keanu Senjaya disebut sebagai bukti keberhasilan taktik tersebut, di mana Indonesia mampu memanfaatkan momen krusial di akhir pertandingan.

Kemenangan ini juga berdampak besar terhadap peta persaingan Grup B. Indonesia kini berada di posisi kedua, sementara Tiongkok harus menghadapi tekanan berat di sisa laga.

Tiongkok masih harus melawan Jepang dan Qatar, dua tim yang juga bersaing ketat untuk lolos ke fase berikutnya.

Dengan Jepang sebelumnya menang 3-1 atas Qatar, posisi Tiongkok semakin terdesak dan wajib meraih kemenangan di dua laga tersisa jika ingin menjaga peluang lolos.

Media Tiongkok bahkan menyebut kekalahan ini sebagai kehilangan poin krusial yang bisa berpengaruh besar terhadap peluang mereka menuju Piala Dunia U17 2026.

Sebaliknya, bagi Indonesia, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, tetapi juga suntikan kepercayaan diri untuk menghadapi laga berikutnya.

Dengan performa yang semakin solid dan strategi yang mulai matang, peluang Garuda Muda untuk melangkah lebih jauh kini terbuka lebar—meski tantangan di fase grup masih belum berakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |