Harianjogja.com, JOGJA—Kabar perdamaian datang dari internal klub Santos setelah insiden memalukan yang melibatkan megabintang Neymar Jr dan pemain muda Robinho Junior. Robinho Jr resmi menarik pemberitahuan pemutusan kontraknya setelah Neymar secara terbuka mengakui kesalahan dan meminta maaf atas tindakan kekerasan yang dilakukannya saat sesi latihan.
Situasi kondusif ini kembali tercipta seusai keduanya menunjukkan momen rekonsiliasi emosional di tengah pertandingan Copa Sudamericana melawan Deportivo Recoleta pada Rabu (6/5/2026). Neymar yang mencetak gol penyeimbang krusial, secara khusus mencari Robinho Jr untuk berpelukan dan melakukan gestur permintaan maaf di hadapan publik.
Sebelumnya, atmosfer di kamp latihan Santos sempat mencekam ketika Neymar yang kini berusia 34 tahun terlibat perselisihan fisik dengan Robinho Jr yang baru berusia 18 tahun. Insiden tersebut dipicu oleh aksi dribel berani sang pemain muda yang dianggap tidak menghormati senioritas Neymar di lapangan.
Laporan dari ESPN menyebutkan bahwa Neymar bereaksi keras dengan melontarkan kata-kata kasar, menjegal, hingga dilaporkan melakukan tamparan dan tendangan kepada rekan setimnya tersebut. Kejadian di lokasi lengkap pusat latihan itu sempat membuat aktivitas tim lumpuh sejenak karena para pemain lain harus turun tangan memisahkan keduanya.
Kubu Robinho Jr, yang merupakan putra dari legenda timnas Brasil, awalnya merespons dengan sangat tegas. Mereka melayangkan tiga tuduhan serius berupa penghinaan, penjegalan berbahaya, dan penamparan wajah ke manajemen klub. Bahkan, mereka sempat mendesak pemutusan kontrak karena menganggap klub gagal memberikan standar keamanan minimum bagi pemain.
Namun, ketegangan itu mencair di zona campuran seusai pertandingan terakhir. Neymar secara jantan mengakui bahwa dirinya telah kehilangan kendali dan bereaksi berlebihan terhadap juniornya tersebut. Ia mengonfirmasi telah menemui keluarga Robinho Jr secara pribadi untuk menyampaikan permohonan maaf yang tulus.
“Saya bereaksi berlebihan dan kehilangan kendali,” aku Neymar di hadapan awak media. Permintaan maaf tersebut disambut baik oleh Robinho Jr yang mengakui bahwa langkah hukum yang diambil sebelumnya merupakan reaksi spontan saat emosi masih memuncak.
“Dia salah, tapi dia sudah meminta maaf dan berani mengakuinya,” ujar Robinho Jr terkait keputusannya membatalkan tuntutan hukum. Meski demikian, manajemen Santos dikabarkan tetap membuka investigasi internal untuk memastikan insiden serupa tidak terulang kembali demi menjaga keharmonisan tim di sisa musim 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































