Dominasi Aprilia Berlanjut, Ancaman Marquez Dinanti

5 hours ago 2

Dominasi Aprilia Berlanjut, Ancaman Marquez Dinanti Foto ilustrasi Motogp. / Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Aprilia Racing untuk sementara memimpin seluruh klasemen awal musim MotoGP 2026 setelah empat seri, berkat performa impresif Marco Bezzecchi yang mendominasi tiga balapan pembuka.

Keunggulan ini semakin terasa setelah seri terbaru, di mana Aprilia menunjukkan konsistensi performa, sekaligus memanfaatkan belum optimalnya performa juara bertahan Marc Marquez.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengakui situasi tersebut memberi keuntungan tersendiri bagi timnya.

"Kami jelas diuntungkan oleh fakta bahwa Marc Marquez saat ini jelas tidak dalam kondisi terbaiknya. Namun, kami juga pasti telah melakukan pekerjaan yang luar biasa selama musim dingin ini," ujar Rivola, kepada Sky Italy, dilansir dari Crash, Minggu (3/5/2026).

Bezzecchi tampil dominan dengan menyapu tiga kemenangan beruntun di awal musim, sebelum akhirnya finis kedua di seri Grand Prix Spanyol MotoGP.

Hasil tersebut justru memperlebar jarak di klasemen, dengan keunggulan 11 poin atas rekan setimnya, Jorge Martin.

Tak hanya individu, kekuatan tim juga terlihat dari hasil kolektif. Empat motor Aprilia mampu finis di enam besar pada balapan di Jerez, menunjukkan pengembangan motor RS-GP berjalan efektif sepanjang pramusim.

Rivola pun memuji perkembangan tim satelit Trackhouse Racing yang dinilai semakin kompetitif.

Marquez Masih Berjuang Kembali

Di sisi lain, performa Marquez masih belum stabil. Hingga empat seri berjalan, ia belum meraih podium utama di balapan hari Minggu, meski sempat menang di sesi sprint.

Perolehan poinnya kini tertahan di 57, terpaut 44 angka dari Bezzecchi. Kondisi ini tak lepas dari cedera bahu yang dialaminya sejak musim lalu, yang masih memengaruhi performanya di lintasan.

Meski demikian, tanda kebangkitan mulai terlihat. Setelah uji coba di Jerez, Marquez menyebut timnya menemukan perkembangan penting pada motor GP26.

Persaingan Masih Terbuka

Dominasi Aprilia di awal musim memberi harapan besar bagi tim dan penggemarnya, namun persaingan dipastikan belum berakhir.

Ketika Marquez kembali ke performa terbaiknya, duel papan atas diprediksi akan semakin sengit dan berpotensi mengubah peta persaingan gelar.

Dengan musim yang masih panjang, setiap seri akan menjadi penentu apakah Aprilia mampu menjaga konsistensi atau justru harus menghadapi kebangkitan rival kuat seperti Marquez.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |