YIA Rampungkan Pemulangan Haji, DIY Targetkan Tambahan Kuota

8 hours ago 2

YIA Rampungkan Pemulangan Haji, DIY Targetkan Tambahan Kuota

Rombongan jemaah haji kloter terakhir sudah tiba di Bandara YIA, Selasa (30/6/2026) siang sedang dilakukan pemeriksaan barcode oleh bea cukai. Kedatangan kloter 26 ini menandakan tuntasnya secara keseluruhan pelaksanaan Embarkasi haji pertama DIY untuk tahun ini./ Harian Jogja-Khairul Ma'arif

Harianjogja.com, KULONPROGO – Operasional perdana Embarkasi Yogyakarta International Airport dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini resmi berakhir dengan lancar setelah kloter terakhir jemaah tiba kembali di tanah air pada Sabtu (30/6/2026). Kloter 26 menjadi penutup seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji melalui bandara yang berlokasi di Kabupaten Kulonprogo tersebut.

Keberhasilan ini menandai tonggak penting bagi penyelenggaraan layanan haji di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang untuk pertama kalinya menjadikan YIA sebagai titik embarkasi dan debarkasi jemaah haji.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) DIY, Silvia Rosetti, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh proses operasional tanpa kendala berarti.

“Untuk per hari ini, ini adalah kloter 26, kloter terakhir dari proses operasional haji di Embarkasi YIA. Melihat tahun ini, kita tidak ada kendala yang berarti. Artinya semuanya lancar, dan mudah-mudahan ke depan kita bisa lebih baik lagi,” ujarnya di Bandara YIA, Selasa (30/6/2026).

Ribuan Jemaah Berangkat dan Kembali

Dari total kuota awal sebanyak 9.320 jemaah, tercatat 9.288 jemaah berhasil diberangkatkan ke Tanah Suci. Sementara itu, jumlah jemaah yang telah kembali ke Indonesia mencapai 9.270 orang pada fase akhir pemulangan.

Meski berjalan lancar, operasional haji tahun ini juga diwarnai duka dengan adanya 17 jemaah yang wafat. Dari jumlah tersebut, 15 jemaah meninggal di Tanah Suci, sedangkan 2 jemaah lainnya wafat dalam perjalanan menuju Bandara YIA.

Selain itu, masih terdapat satu jemaah yang belum dapat kembali bersama kloter terakhir karena menjalani perawatan medis di Madinah.

DIY Siap Perluas Peran Embarkasi

Melihat keberhasilan ini, Kemenhaj DIY menilai Embarkasi YIA memiliki kapasitas yang memadai untuk dikembangkan lebih luas pada musim haji mendatang. Pemerintah daerah menyatakan kesiapan apabila ada tambahan kuota dari pemerintah pusat.

Salah satu wacana yang tengah dipertimbangkan adalah perluasan cakupan wilayah jemaah, termasuk dari eks-Karesidenan Banyumas atau wilayah Plat R di Jawa Tengah seperti Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.

Secara geografis, wilayah tersebut dinilai lebih dekat ke YIA dibandingkan Embarkasi Solo Donohudan, sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi perjalanan jemaah.

“Harapan kami ya bisa nambah. Supaya yang di Plat R itu lebih dekat di sini. Kami insyaallah kalau ada tambahan siap mempersiapkan semuanya,” kata Silvia.

Kisah Jemaah

Salah satu jemaah haji kloter terakhir, Indah Herlawati, turut membawa oleh-oleh boneka unta untuk keluarga di tanah air. Ia mengaku membeli sekitar tujuh boneka untuk dibagikan kepada cucu-cucunya.

“Ini kan oleh-oleh boneka buat cucu-cucu yang masih balita, ada juga oleh-oleh lainnya,” ujarnya.

Dengan berakhirnya operasional tahun ini, Embarkasi YIA diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai salah satu pusat layanan haji di Indonesia bagian tengah, sekaligus membuka peluang perluasan layanan di tahun-tahun mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |