Wisata Sunset Pantai Glagah Dongkrak Kunjungan, TPR Buka hingga Malam

7 hours ago 2

Wisata Sunset Pantai Glagah Dongkrak Kunjungan, TPR Buka hingga Malam

Suasana kermaian Pantai Glagah Kulonprogo. /Dok-Harian Jogja.

Harianjogja.com, KULONPROGO—Tren wisata sunset di Pantai Glagah dan Pantai Congot, Kapanewon Temon, mendorong Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menyiapkan langkah baru untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya dengan memperpanjang jam operasional Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) karena jumlah pengunjung pada sore hingga malam hari terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Meningkatnya kunjungan wisatawan tidak lepas dari menjamurnya kafe-kafe berkonsep bangunan nonpermanen di kawasan sempadan pantai. Kehadiran tempat nongkrong tersebut menjadikan Pantai Glagah dan Pantai Congot sebagai destinasi favorit untuk menikmati matahari terbenam, sehingga pola kunjungan wisatawan kini berubah dibandingkan sebelumnya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo, Sutarman, mengatakan aktivitas wisata di kedua pantai tersebut kini berlangsung hingga malam hari. Kondisi itu berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika kawasan pantai mulai sepi setelah pukul 16.00 WIB.

Menurutnya, saat ini operasional TPR masih berlangsung hingga pukul 18.30 WIB setiap hari. Padahal, masih banyak wisatawan yang datang dan memasuki kawasan wisata setelah jam tersebut.

"Sedangkan aktivitas wisatawan sekarang sampai malam hari, bahkan ada yang masuk TPR hingga pukul 20.00 WIB sehingga kami merencanakan perpanjangan waktu buka TPR pantai," katanya kepada wartawan, Rabu (17/6/2026).

Dispar Kulonprogo Antisipasi Kebocoran Retribusi

Rencana perpanjangan jam operasional TPR Pantai Glagah dan Pantai Congot dilakukan untuk memastikan seluruh pengunjung yang masuk kawasan wisata tercatat dan membayar retribusi sesuai ketentuan.

Sutarman menilai tingginya aktivitas wisatawan pada sore hingga malam hari merupakan peluang besar untuk meningkatkan PAD sektor pariwisata. Oleh karena itu, Dispar Kulonprogo tengah mematangkan skema perpanjangan operasional TPR hingga pukul 20.00 WIB.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah berharap tidak ada lagi potensi kebocoran retribusi dari wisatawan yang datang setelah jam operasional TPR berakhir.

"Jika operasional TPR diperpanjang berarti akan kami atur jam kerja petugas seperti apa, terutama saat akhir pekan," lanjut Sutarman.

Wisatawan Lokal Masih Mendominasi

Meski jumlah kunjungan meningkat pada sore hingga malam hari, hasil pengamatan menunjukkan sebagian besar pengunjung merupakan warga lokal yang selama ini memang tidak dikenakan retribusi ketika memasuki kawasan pantai.

Namun demikian, Dispar Kulonprogo menilai keberadaan wisatawan dari luar daerah tetap cukup signifikan. Hal tersebut terlihat dari kendaraan yang masuk kawasan wisata dengan pelat nomor dari berbagai daerah.

Karena itu, proses verifikasi pengunjung akan diperkuat apabila kebijakan perpanjangan jam operasional TPR mulai diterapkan.

"Petugas nanti akan verifikasi untuk pengunjung yang masuk sore sampai malam agar PAD tetap optimal," jelasnya.

Kunjungan Sore Hari Bisa Tembus 3.000 Wisatawan

Petugas TPR Glagah, Sapto Purwono, membenarkan bahwa lonjakan pengunjung paling tinggi saat ini justru terjadi pada sore hari. Menurutnya, jumlah wisatawan yang datang menjelang matahari terbenam kini jauh lebih besar dibandingkan kunjungan pada pagi maupun siang hari.

Pada akhir pekan, jumlah wisatawan yang melintasi TPR pada sore hari bahkan dapat mencapai sekitar 3.000 orang. Fenomena tersebut menunjukkan wisata sunset di Pantai Glagah semakin diminati masyarakat.

Terkait rencana perpanjangan operasional TPR, Sapto menyatakan pihaknya akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan Dispar Kulonprogo. Namun, ia menilai perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren peningkatan kunjungan tersebut berlangsung secara berkelanjutan.

"Abis ashar wisatawan mulai ramai buat lihat sunset, terkait perpanjangan operasional TPR harus dilihat juga ini ramainya terus-terusan atau pas viral saja ini," tegasnya.

Saat ini, petugas TPR Glagah berjumlah 15 orang yang bekerja secara bergantian dalam tiga shift. Apabila jam operasional TPR Pantai Glagah dan Pantai Congot resmi diperpanjang hingga malam hari, pengaturan jadwal kerja petugas akan menjadi salah satu aspek yang disesuaikan guna mendukung pelayanan wisatawan sekaligus menjaga optimalisasi PAD dari sektor pariwisata Kulonprogo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |