
Proses evakuasi pengendara sepeda motor yang terperosok di selokan, Umbulharjo, pada Rabu (17/6/2026). Ist/ Humas Polresta Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Gang Kebrokan, Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja, Rabu (17/6/2026) pagi. Dalam insiden tersebut, seorang pemotor terjatuh hingga masuk ke selokan setelah terlibat senggolan dengan sebuah mobil.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB itu sempat menjadi perhatian publik setelah video proses evakuasi korban beredar luas dan viral di media sosial. Korban diketahui merupakan pengendara sepeda motor Honda Vario berinisial WB, 28, warga Semarang. Sementara kendaraan lain yang terlibat adalah mobil Suzuki Carry yang dikemudikan TS, 50, warga Mergangsan, Kota Jogja.
Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Dani Hasan, menjelaskan kecelakaan bermula ketika mobil Suzuki Carry melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Perintis Kemerdekaan.
“Sesaat sebelum masuk Gang Kebrokan, pengemudi mobil sudah menyalakan lampu sein ke kiri. Namun dari arah samping kiri, sepeda motor mendahului dan menyenggol spion kiri mobil, sehingga pengendara motor kehilangan keseimbangan,” ujar Dani, Rabu (17/6/2026).
Akibat benturan tersebut, sepeda motor yang dikendarai WB oleng dan tidak dapat dikendalikan. Pengendara kemudian terjatuh hingga masuk ke selokan yang berada di sisi jalan. Kedalaman selokan membuat proses evakuasi korban membutuhkan penanganan khusus dari petugas.
Korban mengalami luka memar pada bagian lengan kanan dan segera mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Wirosaban. Adapun pengemudi mobil Suzuki Carry dilaporkan selamat dan tidak mengalami cedera dalam kejadian tersebut.
Dani menuturkan, setelah menerima laporan kecelakaan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
“Petugas kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan ambulans Kota Yogyakarta untuk penanganan korban,” katanya.
Selain melibatkan personel kepolisian dan tim medis, proses evakuasi korban juga mendapat bantuan dari tim pemadam kebakaran. Langkah tersebut dilakukan karena posisi korban berada di dalam selokan yang cukup dalam sehingga memerlukan peralatan dan penanganan tambahan.
“Karena kondisi selokan yang tinggi, personel Polri bersama tim medis berkoordinasi dengan Damkar untuk mengangkat korban,” jelasnya.
Polisi mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain. Pengendara juga diminta memperhatikan kondisi lalu lintas dan situasi di sekitar jalan guna meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online
















































