Harga Pangan 15 Juni 2026: Bawang Putih Melonjak, Cabai Rawit Naik

5 hours ago 4

 Bawang Putih Melonjak, Cabai Rawit Naik

Bawang merah dan bawang putih. - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Pergerakan harga pangan nasional pada Senin (15/6/2026) menunjukkan tren yang beragam. Sejumlah komoditas strategis mengalami kenaikan, terutama bawang putih dan bawang merah, sementara beberapa jenis cabai, beras premium, hingga protein hewani justru mengalami penurunan harga.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, kenaikan harga paling mencolok terjadi pada bawang putih ukuran sedang yang melonjak 7,14% menjadi Rp43.500 per kilogram. Sementara itu, harga bawang merah juga terus merangkak naik hingga mencapai Rp57.250 per kilogram atau meningkat 1,6%.

Pada kelompok beras, harga bergerak bervariasi dengan mayoritas beras kualitas bawah dan medium mengalami kenaikan.

Harga beras kualitas bawah I naik 3,07% menjadi Rp15.100 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II meningkat 2,07% menjadi Rp14.800 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada beras kualitas medium I yang naik 0,31% menjadi Rp16.300 per kilogram dan beras kualitas medium II yang bertambah 2,18% menjadi Rp16.400 per kilogram.

Di sisi lain, beras kualitas premium mengalami koreksi harga. Beras kualitas super I turun 1,71% menjadi Rp17.200 per kilogram, sementara beras kualitas super II turun 1,18% menjadi Rp16.800 per kilogram.

Harga cabai pada perdagangan hari ini menunjukkan pergerakan yang tidak seragam. Cabai merah besar turun 3,61% menjadi Rp60.150 per kilogram dan cabai merah keriting terkoreksi 5,19% ke level Rp55.700 per kilogram. Namun, tren berbeda terjadi pada cabai rawit yang kembali mengalami kenaikan.

Cabai rawit hijau naik 4,5% menjadi Rp56.900 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah meningkat 5,12% hingga mencapai Rp79.000 per kilogram. Kenaikan cabai rawit merah menjadikannya salah satu komoditas dengan harga tertinggi di pasar tradisional saat ini.

Pada komoditas minyak goreng, harga relatif stabil dengan perubahan tipis. Harga minyak goreng curah turun 0,24% menjadi Rp20.550 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek 1 bertahan di level Rp24.100 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek 2 naik tipis 0,22% menjadi Rp23.250 per liter.

Untuk komoditas gula, harga gula pasir premium mengalami penurunan. Harga gula pasir kualitas premium turun 1,72% menjadi Rp19.900 per kilogram. Sebaliknya, gula pasir lokal naik tipis 0,26% dan kini berada di level Rp19.200 per kilogram.

Sementara itu, harga komoditas protein hewani juga menunjukkan pergerakan yang beragam. Harga daging sapi kualitas I turun 1,48% menjadi Rp146.350 per kilogram. Namun, daging sapi kualitas II justru naik 0,36% menjadi Rp140.200 per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada produk peternakan lainnya. Harga daging ayam ras segar turun 2,26% menjadi Rp36.750 per kilogram. Adapun harga telur ayam ras segar terkoreksi 1,49% sehingga berada di level Rp29.800 per kilogram.

Perubahan harga pangan hari ini menunjukkan bahwa tekanan harga masih terjadi pada komoditas hortikultura, terutama bawang dan cabai rawit. Sementara itu, sejumlah komoditas pokok lain seperti beras premium, ayam ras, telur ayam, dan sebagian jenis cabai justru mengalami penyesuaian harga yang lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |