Haaland dan Odegaard Pimpin Generasi Emas Norwegia Hadapi Irak

4 hours ago 2

Jumali

Jumali Selasa, 16 Juni 2026 22:47 WIB

Haaland dan Odegaard Pimpin Generasi Emas Norwegia Hadapi Irak

Irak vs Norwegia/Instagram: Fifaworldcup

Harianjogja.com, JOGJA— Penantian panjang selama 28 tahun akhirnya berakhir bagi Norwegia. Negara Skandinavia tersebut kembali tampil di putaran final Piala Dunia dan langsung dihadapkan pada misi penting saat menghadapi Irak pada laga pertama Grup I, Rabu (17/6/2026) pukul 05.00 WIB di Stadion Gillette, Boston.

Laga pembuka ini menjadi sangat krusial bagi Norwegia. Pasalnya, mereka tergabung dalam grup yang dihuni dua tim kuat lainnya, yakni Prancis dan Senegal. Tiga poin atas Irak dapat menjadi modal penting untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Optimisme publik Norwegia bukan tanpa alasan. Tim asuhan Stale Solbakken datang ke Amerika Serikat dengan performa impresif setelah menyapu bersih delapan pertandingan kualifikasi dengan kemenangan.

Dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026, Norwegia tampil sangat produktif dengan mencetak 37 gol dan hanya kebobolan lima kali. Mereka bahkan mampu mengungguli Italia dalam persaingan grup kualifikasi Eropa.

Sorotan utama tentu tertuju kepada Erling Haaland. Penyerang Manchester City tersebut tampil luar biasa sepanjang babak kualifikasi dengan koleksi 16 gol dari delapan pertandingan.

Ketajamannya juga membuat Haaland kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Norwegia. Di usia yang masih relatif muda, ia telah melampaui rekor yang bertahan puluhan tahun dan menjadi simbol kebangkitan sepak bola Norwegia.

Pelatih Stale Solbakken menaruh harapan besar kepada striker andalannya tersebut.

"Saya pikir dia adalah pencetak gol terbaik di dunia saat ini," ujar Solbakken dikutip dari laman FIFA.

Namun kekuatan Norwegia tidak hanya bertumpu pada Haaland. Di lini tengah, Martin Odegaard siap menjadi pengatur ritme permainan sekaligus kreator serangan utama.

Kapten tim yang tampil gemilang bersama Arsenal itu diharapkan mampu memaksimalkan pergerakan Haaland melalui umpan-umpan terobosan dan visi bermainnya yang menjadi salah satu yang terbaik di Eropa.

Selain dua nama tersebut, Norwegia juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman seperti Alexander Sorloth, Antonio Nusa, Sander Berge, dan Patrick Berg. Kehadiran mereka membuat skuad Norwegia dinilai sebagai salah satu generasi terbaik yang pernah dimiliki negara tersebut.

Patrick Berg bahkan menyebut tim saat ini memiliki kualitas yang belum pernah dimiliki Norwegia dalam beberapa dekade terakhir.

Di kubu lawan, Irak datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menembus Piala Dunia melalui jalur playoff antarkonfederasi. Mereka berhasil melewati sejumlah tantangan berat sebelum memastikan tiket ke putaran final.

Meski secara kualitas dan pengalaman pemain masih berada di bawah Norwegia, Irak memiliki motivasi besar untuk menciptakan kejutan pada laga pembuka.

Bagi Norwegia, kemenangan atas Irak bisa menjadi fondasi penting sebelum menghadapi dua ujian berat melawan Prancis dan Senegal. Sebaliknya, hasil kurang maksimal akan membuat tekanan semakin besar pada pertandingan berikutnya.

Dengan kualitas yang dimiliki Haaland dan Odegaard, Norwegia memang lebih diunggulkan. Namun sejarah Piala Dunia berkali-kali membuktikan bahwa pertandingan pertama sering menghadirkan kejutan yang sulit diprediksi.

Kini, pertanyaannya adalah apakah generasi emas Norwegia mampu memenuhi ekspektasi dan mengawali perjalanan mereka dengan kemenangan, atau justru Irak yang akan mencuri perhatian dunia dengan hasil di luar dugaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |