Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

4 hours ago 3

Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Memanjatkan doa - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Tahun Baru Islam 1 Muharram menjadi salah satu momentum penting bagi umat Muslim untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Selain memperbanyak ibadah dan istighfar, banyak umat Islam memanfaatkan pergantian tahun Hijriah dengan memanjatkan doa memohon keberkahan, keselamatan, serta petunjuk dari Allah SWT.

Di tengah banyaknya bacaan doa awal tahun yang beredar di media sosial, tidak sedikit masyarakat yang mempertanyakan mana doa yang memiliki dasar riwayat kuat dan dapat diamalkan. Sejumlah ulama menjelaskan terdapat doa yang berasal dari amalan para sahabat Nabi Muhammad SAW serta doa yang diriwayatkan langsung dari Rasulullah SAW ketika menyambut datangnya bulan baru.

Momentum pergantian tahun dalam Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah. Para ulama memandang datangnya tahun baru sebagai pengingat bahwa usia manusia terus berkurang dan kesempatan untuk memperbanyak amal saleh semakin mendekati batas akhirnya.

Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, dan amal kebajikan agar kehidupan pada tahun yang baru dipenuhi keberkahan serta dijauhkan dari berbagai keburukan.

Doa Awal Tahun dari Riwayat Sahabat Nabi

Salah satu doa yang sering dianjurkan untuk dibaca saat memasuki bulan atau tahun baru berasal dari riwayat sahabat Nabi.

Dari Abdullah bin Hisyam radhiyallahu ‘anhu disebutkan:

"Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mempelajari doa ini sebagaimana mereka mempelajari Al-Qur'an ketika memasuki bulan atau tahun yang baru."

Riwayat tersebut dicantumkan oleh Al-Baghawi dalam Mu'jam Ash-Shahabah. Para ulama hadis, termasuk Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Al-Ishabah, menilai sanad riwayat tersebut sahih.

Adapun bacaan doanya adalah:

اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ، وَجِوَارٍ مِنَ الشَّيْطَانِ، وَرِضْوَانٍ مِنَ الرَّحْمَنِ

Latin:

Allahumma adkhilhu 'alainaa bil amni wal iimaani was salaamati wal islaam, wa jiwaarim minasy syaithaani wa ridhwaanim minar rahmaan.

Artinya:

"Ya Allah, masukkanlah kami pada bulan ini dengan rasa aman, keimanan, keselamatan, dan Islam. Lindungilah kami dari gangguan setan serta anugerahkan kepada kami keridaan dari Allah Yang Maha Pengasih."

Doa Melihat Hilal yang Diajarkan Rasulullah SAW

Selain doa dari riwayat sahabat, terdapat pula doa yang dibaca Rasulullah SAW ketika melihat hilal atau bulan sabit penanda masuknya bulan baru dalam kalender Hijriah.

Dari Thalhah bin Ubaidillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW ketika melihat hilal membaca:

اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ رَبِّى وَرَبُّكَ اللَّهُ

Latin:

Allahumma ahlilhu 'alainaa bil yumni wal iimaani was salaamati wal islaam. Rabbii wa rabbukallah.

Artinya:

"Ya Allah, tampakkanlah bulan itu kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu adalah Allah."

Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ad-Darimi. Imam At-Tirmidzi menilai hadis tersebut berstatus hasan gharib, sedangkan Syaikh Al-Albani mengategorikannya sebagai hadis sahih.

Dibaca Sejak Magrib

Dalam kalender Islam, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam. Karena itu, doa awal tahun dapat dibaca sejak waktu Magrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah ketika telah memasuki malam 1 Muharram.

Tidak ada ketentuan khusus yang mengharuskan doa tersebut dibaca pada jam tertentu atau melalui tata cara tertentu. Umat Islam dapat membacanya setelah salat, saat berzikir, bersama keluarga, maupun secara pribadi.

Yang terpenting adalah menghadirkan kekhusyukan, memahami makna doa yang dibaca, serta menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

Selain memperbanyak doa, umat Islam juga dianjurkan mengisi awal tahun Hijriah dengan amalan-amalan baik seperti bersedekah, memperbanyak membaca Al-Qur'an, menjaga silaturahmi, dan memperkuat komitmen untuk menjalani kehidupan yang lebih bermanfaat pada tahun yang baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |