Libur Sekolah, Dishub Bantul Optimalkan Parkir Pantai Parangtritis

9 hours ago 3

Libur Sekolah, Dishub Bantul Optimalkan Parkir Pantai Parangtritis

Lokasi TPR baru di kawasan Parangtritis, Senin (13/4/2026). Harian Jogja/Kiki Luqman

Harianjogja.com, BANTUL— Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul mengoptimalkan pengelolaan parkir Pantai Parangtritis dan kawasan wisata pantai selatan selama masa libur sekolah. Langkah ini dilakukan melalui penambahan papan petunjuk lokasi parkir serta papan tarif retribusi guna meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus mencegah pelanggaran tarif parkir di lapangan.

Hingga awal Juli 2026, Dishub Bantul memastikan belum menambah kantong parkir baru di kawasan wisata. Sebaliknya, upaya difokuskan pada pemanfaatan maksimal fasilitas parkir yang telah tersedia karena kapasitasnya masih dinilai memadai untuk menampung kendaraan wisatawan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bantul, Irawan Kurnianto, mengatakan optimalisasi tersebut dilakukan dengan memperkuat informasi kepada pengunjung melalui pemasangan papan penunjuk arah menuju lokasi parkir dan papan tarif retribusi di sejumlah titik kawasan Pantai Parangtritis.

"Untuk penambahan kantong parkir di objek wisata tidak ada. Yang kami lakukan adalah mengoptimalkan lokasi yang sudah tersedia dengan menambah papan petunjuk parkir di beberapa titik kawasan Parangtritis, sekaligus memasang papan tarif retribusi agar tidak terjadi pelanggaran tarif di lapangan," ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Selain mengoptimalkan parkir Pantai Parangtritis, Dishub Bantul juga memantau dampak perubahan sistem pemungutan retribusi di kawasan wisata tersebut. Sejak awal Juli 2026, Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kendaraan selain bus dipindahkan ke sejumlah akses masuk menuju pantai, sedangkan TPR induk tetap melayani kendaraan bus besar.

Menurut Irawan, perubahan mekanisme tersebut masih dievaluasi untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kelancaran arus lalu lintas, terutama saat kunjungan wisatawan meningkat selama musim liburan.

"Saat ini kondisi kunjungan wisatawan masih relatif ramai tetapi lalu lintas tetap lancar. Kami masih melihat bagaimana dampak perpindahan TPR ke masing-masing pintu masuk terhadap kelancaran arus kendaraan, khususnya di kawasan Pantai Parangtritis," katanya.

Ia menjelaskan, kendaraan pribadi kini melakukan pembayaran retribusi melalui pintu-pintu masuk menuju kawasan pantai, sedangkan bus besar tetap diarahkan ke TPR induk. Skema tersebut diharapkan mampu mengurangi antrean kendaraan yang sebelumnya kerap terjadi di jalur utama Jalan Parangtritis.

Dishub Bantul juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan kendaraan pada puncak libur sekolah. Salah satu skenario yang disiapkan ialah penerapan rekayasa lalu lintas satu arah di kawasan wisata pantai.

Meski demikian, Irawan menegaskan kebijakan tersebut belum diberlakukan karena kondisi lalu lintas hingga kini masih terkendali.

"Kalau nantinya terjadi penumpukan kendaraan, tentu opsi satu arah akan kami laksanakan. Tetapi sampai sekarang belum diterapkan karena kami masih melihat kondisi di lapangan," ujarnya.

Ia menambahkan penerapan sistem satu arah nantinya akan dilakukan setelah berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Bantul agar rekayasa lalu lintas berjalan efektif tanpa menimbulkan hambatan baru bagi pengguna jalan.

"Pelaksanaannya nanti juga akan kami koordinasikan bersama Satlantas Polres Bantul. Jadi tidak langsung diberlakukan, tetapi melihat situasi lalu lintas terlebih dahulu," katanya.

Di sisi lain, Dishub Bantul juga terus mengejar target pendapatan dari sektor parkir sepanjang 2026. Target retribusi parkir tahun ini ditetapkan sebesar Rp1.120.800.000. Hingga akhir Juni 2026, realisasi penerimaan telah mencapai Rp524.630.000 atau hampir separuh dari target. Capaian tersebut diperkirakan terus meningkat seiring bertambahnya kunjungan wisatawan selama libur sekolah dan penyelenggaraan berbagai agenda wisata di Kabupaten Bantul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |