KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Sektor Pertanian Dominan

2 hours ago 3

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Sektor Pertanian Dominan

Aris, salah seorang petani di Kalurahan Tambakrejo, Tempel sedang memperlihatkan tanaman padi yang mulai mengering. Harian Jogja/David Kurniawan\r\n\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga Mei 2026, realisasi KUR BRI tercatat telah mencapai Rp84,36 triliun atau sekitar 46,87 persen dari total plafon tahun ini yang sebesar Rp180 triliun.

Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengungkapkan bahwa sebagian besar penyaluran KUR difokuskan pada sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat. Dari total yang telah disalurkan, sebanyak 67,18 persen mengalir ke sektor produktif seperti pertanian, perikanan, hingga usaha kecil menengah lainnya.

“Penyaluran ini diarahkan untuk mendorong produktivitas usaha masyarakat serta memperkuat sektor riil sebagai fondasi ekonomi nasional,” ujarnya, Rabu (17/6/2026)

Sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar dalam penyaluran KUR BRI. Hingga Mei 2026, pembiayaan ke sektor ini mencapai Rp35,91 triliun. Angka tersebut mencerminkan fokus BRI dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Menurut Akhmad, strategi ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan, peningkatan kewirausahaan, serta pemerataan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM.

Ia menegaskan bahwa KUR tidak sekadar menjadi akses pembiayaan, melainkan juga instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi dari tingkat akar rumput. Dengan dukungan pembiayaan yang inklusif dan tepat sasaran, pelaku UMKM diharapkan mampu berkembang lebih pesat, membuka lapangan kerja baru, serta memberikan kontribusi berkelanjutan bagi perekonomian.

“Melalui KUR, kami ingin memastikan pelaku usaha memiliki akses modal yang memadai agar dapat tumbuh dan meningkatkan skala usahanya,” tambahnya.

Secara kumulatif, sejak program KUR diluncurkan pada 2015 hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan pembiayaan mencapai Rp1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta debitur di seluruh Indonesia. Capaian ini mempertegas posisi BRI sebagai salah satu lembaga keuangan yang konsisten dalam memperluas inklusi keuangan nasional.

Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan KUR ke berbagai sektor strategis, terutama yang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan, UMKM diharapkan semakin tangguh dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |