Karhutla Semeru Meluas ke 7 Titik, 2 Helikopter Dikerahka

2 hours ago 1

Newswire

Newswire Sabtu, 29 Agustus 2026 12:07 WIB

Karhutla Semeru Meluas ke 7 Titik, 2 Helikopter Dikerahka

Aktivitas Gunung Semeru terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Jumat (28/8/2026). ANTARA/HO-PVMBG\r\n

Harianjogja.com, LUMAJANG—Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, masih ditangani petugas gabungan. Hingga Sabtu, kebakaran telah meluas ke tujuh titik di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Yudhi Cahyono mengatakan tujuh titik kebakaran berada di Ledok Bedor, Blok Jantur, Blok Ranukembang, Ayak-Ayak, Watu Rejeng, Ranu Kumbolo, dan Puncak Trisula.

"Titik api berada di Ledok Bedor, Blok Jantur, Blok Ranukembang, daerah Ayak ayak, Watu Rejeng, Ranu Kumbolo, dan Puncak Trisula," kata Yudhi.

Pemadaman dilakukan tim gabungan yang dikoordinasikan TNBTS. Petugas BPBD Lumajang bersama tim lainnya melakukan penanganan di kawasan hutan yang berada di wilayah Desa Argosari dan Desa Ranupani, Kecamatan Senduro.

Dua Helikopter Lakukan Water Bombing

Upaya pemadaman diperkuat dengan pengerahan dua helikopter bantuan BPBD Jawa Timur. Helikopter tersebut digunakan untuk melakukan water bombing ke titik-titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

"Untuk memperkuat upaya pemadaman, dua helikopter bantuan BPBD Jawa Timur sudah dikerahkan melakukan water bombing ke sejumlah titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat," tutur Yudhi.

BPBD Lumajang juga mengerahkan dua unit trail untuk menuju jalur pendakian Ranu Kumbolo. Tim tersebut bertugas melakukan penyisiran titik api sekaligus memantau pergerakan helikopter PK-DAP yang melakukan water bombing.

Dua helikopter diarahkan menuju kawasan Blok Ayak-Ayak dan Bangunan Cilik di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro. Penanganan dari udara dilakukan bersamaan dengan pemadaman yang dikerjakan petugas di lapangan.

Namun, operasi water bombing sempat dihentikan pada Jumat (28/8) siang akibat kondisi angin yang cukup kencang. Helikopter PK-DAP milik BPBD Jawa Timur kemudian kembali ke Pangkalan Udara Abd. Rahman Saleh untuk standby.

Dua Lanskap Terbakar Masif

Kepala Seksi PTN Wilayah III TNBTS Agus Kusuma Negara mengatakan terdapat dua lanskap yang mengalami kebakaran secara masif. Kondisi medan menjadi salah satu alasan perlunya dukungan pemadaman dari udara.

"Yang satu berada di Ayak-Ayak, kedua ada di Bangunan Cilik. Upaya yang dilakukan dengan berkolaborasi dengan bantuan water bombing dari BPBD Jatim," katanya.

Meski mendapat dukungan helikopter, pemadaman dari udara tetap menjadi bagian dari penanganan di darat. Petugas masih melakukan pemadaman secara manual, termasuk membuat sekat api dan menggunakan peralatan yang tersedia untuk mengendalikan titik-titik yang dapat dijangkau.

Kondisi kawasan yang berbukit serta keberadaan api di lokasi yang sulit diakses membuat proses pemadaman membutuhkan kombinasi metode. Water bombing diharapkan membantu petugas menjangkau area yang tidak memungkinkan didatangi melalui jalur darat.

Berdasarkan data sementara TNBTS, luas kawasan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 160 hektare. Vegetasi kering menjadi salah satu jenis tanaman yang terbakar dalam peristiwa tersebut.

Penanganan melibatkan petugas TNBTS, BPBD Lumajang, relawan, masyarakat, serta dukungan BPBD Jawa Timur melalui pengerahan helikopter water bombing.

Selain memadamkan titik api, petugas juga melakukan pemantauan untuk memastikan kawasan yang telah ditangani tidak kembali terbakar. Pemantauan tersebut menjadi bagian dari penanganan lanjutan selama proses pengendalian karhutla Gunung Semeru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |