
Ratusan jemaah umrah yang diberangkatkan travel Nur Ramadhan tiba di Bandara YIA, Senin (3/8/2026). Para jemaah umrah ini merupakan para pekerja Surya Grup yang mendapatkan reward umrah. Harian Jogja/Khairul Ma'arif.
Harianjogja.com, KULONPROGO — Kenaikan harga avtur turut memengaruhi biaya perjalanan umrah dari Yogyakarta International Airport (YIA). Kondisi tersebut membuat sebagian calon jemaah memilih menunggu perkembangan harga sebelum memastikan keberangkatan ke Tanah Suci.
Di tengah situasi tersebut, Travel Nur Ramadhan tetap memberangkatkan ratusan jemaah umrah dari YIA pada Senin (3/8/2026). Sebanyak 167 jemaah yang diberangkatkan kali ini merupakan pekerja Surya Grup yang memperoleh program umrah sebagai bentuk penghargaan dari perusahaan.
Direktur Operasional Travel Nur Ramadhan, Hamzah Kuwat, mengatakan antusiasme masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah sebenarnya masih cukup tinggi. Namun, kenaikan harga avtur menjadi salah satu faktor yang membuat sebagian calon jemaah menunda keberangkatan.
Menurut dia, periode Juli-Agustus biasanya menjadi salah satu momentum dengan permintaan perjalanan umrah yang cukup tinggi. Namun, kondisi tahun ini sedikit berbeda karena harga avtur turut berdampak terhadap biaya penerbangan.
"Kalau dilihat dari perkembangan saat ini ada ketersendatan keberangkatan mengingat tingginya avtur yang kemudian maskapai-maskapai baik itu maskapai dalam negeri maupun maskapai luar negeri menaikkan harga tiket dan itu menyebabkan naiknya harga paket umrah sehingga banyak jamaah yang kemudian wait and see menunggu harga avtur turun terlebih dahulu," kata Hamzah kepada wartawan di Bandara YIA, Senin (3/8/2026).
Hamzah memperkirakan penurunan minat keberangkatan pada periode tersebut berada di kisaran 20%. Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan karena Travel Nur Ramadhan belum melakukan evaluasi secara keseluruhan terhadap jumlah jemaah umrah pada periode berjalan.
167 Pekerja Dapat Reward Umrah
Meski terdapat tekanan akibat kenaikan harga avtur, Travel Nur Ramadhan tetap memberangkatkan 167 jemaah dari YIA.
Seluruh jemaah tersebut merupakan pekerja Surya Grup yang mendapatkan reward umrah dari perusahaan. Keberangkatan ini menjadi salah satu bentuk penghargaan atas kinerja para pekerja yang dinilai berhasil mencapai target perusahaan.
Hamzah mengatakan keberangkatan ratusan pekerja tersebut juga menunjukkan adanya kepercayaan dari pemilik Surya Grup kepada Travel Nur Ramadhan.
Para jemaah akan menjalani program umrah selama sembilan hari. Rangkaian perjalanan tersebut mencakup dua kota, yakni Madinah dan Mekkah.
"Selanjutnya jemaah akan melaksanakan ibadah di Tanah Suci dengan program 9 hari yang terbagi pada 2 kota, 3 hari di Madinah dan 4 hari di Mekkah. Selama 3 hari di Madinah tentu program utama adalah melaksanakan kegiatan sholat berjamaah di Masjid Nabawi," lanjut Hamzah.
Rentang usia jemaah dalam rombongan tersebut cukup beragam. Jemaah termuda disebut berusia sekitar 18 tahun, sedangkan jemaah tertua berusia 76 tahun.
Reward Umrah Jadi Program Tahunan
Perwakilan Divisi SDM Surya Grup, Edi Ponco Sugiarto, mengatakan program reward umrah diberikan kepada pekerja yang menunjukkan kinerja baik dan mampu mencapai target sesuai ketentuan perusahaan.
Menurut Edi, program tersebut telah menjadi agenda tahunan Surya Grup. Jumlah pekerja yang mendapatkan penghargaan berupa perjalanan umrah juga terus bertambah dari tahun ke tahun.
"Puji syukur alhamdulillah hari ini Senin 3 Agustus 2026 Kami dari keluarga besar Surya Group atau Pabrik HS sudah melepas tahapan-tahapan untuk menjalankan ibadah umroh dan hari ini sudah sampai di Bandara YIA. Ya reward harapannya setelah dari ibadah umroh, teman-teman bisa menjadi panutan bisa bekerja lebih baik dan ibadahnya juga lebih baik. Untuk Surya Group sudah dari 2022 dan terus bertambah Alhamdulillah dari tahun ke tahun bertambah," ucapnya.
Edi berharap pengalaman menjalankan ibadah di Tanah Suci dapat memberikan dampak positif bagi para pekerja ketika kembali menjalankan aktivitas di perusahaan.
Selain meningkatkan kualitas ibadah, penerima reward diharapkan dapat menjadi contoh bagi pekerja lainnya dalam menjalankan tugas dan mencapai target perusahaan.
Baru Dua Bulan Bekerja Sudah Dapat Reward Umrah
Program reward tersebut juga menyasar pekerja muda. Salah seorang penerima bahkan masih berusia belasan tahun dan belum lama bergabung dengan perusahaan.
Edi menyebut pekerja termuda yang memperoleh reward umrah tersebut baru bekerja selama sekitar dua bulan. Meski masa kerjanya masih singkat, pekerja tersebut berhasil mencapai target yang ditetapkan sehingga berhak memperoleh penghargaan berupa perjalanan umrah.
"Paling muda itu 19 tahun, baru kerja 2 bulan, tetapi karena mencapai target langsung mendapatkan hadiah umroh," jelasnya.
Edi berharap seluruh pekerja yang berangkat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk selama berada di Tanah Suci.
Ia juga berharap mereka dapat kembali ke Indonesia dengan membawa pengalaman spiritual yang positif dan memperoleh predikat umrah yang mabrur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online










































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4855687/original/012825900_1717681637-20240606IQ_Timnas_Indonesia_vs_Irak__15_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)





