Habis, Tiket Laga Pamungkas PSIM Jogja di SSA Diserbu Suporter

7 hours ago 2

Harianjogja.com, JOGJA—Euforia suporter PSIM Jogja memuncak menjelang laga kandang terakhir musim ini. Pertandingan melawan Madura United di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, pada Minggu (17/5/2026) malam dipastikan berlangsung dengan atmosfer penuh setelah seluruh tiket yang disediakan ludes terjual sehari sebelum pertandingan.

Antusiasme besar ini menjadi sorotan setelah dalam beberapa laga kandang sebelumnya penjualan tiket PSIM Jogja tidak selalu habis terjual. Kali ini, sebanyak 8.500 lembar tiket yang disiapkan panitia langsung diserbu suporter Laskar Mataram.

Media Officer PSIM Jogja, Irza Triamanda, mengatakan tingginya minat penonton menjadi dorongan moral tersendiri bagi tim yang akan menjalani laga krusial tersebut.

Ia memastikan stadion akan dipenuhi dukungan penuh dari para pendukung yang datang langsung ke SSA Bantul.

“Alhamdulillah, antusiasme menjelang laga kandang ini sangat luar biasa. Sejumlah 8.500 tiket yang dirilis telah habis terjual. Kami sangat mengapresiasi dukungan masif ini, dan penuhnya Stadion Sultan Agung besok dipastikan akan memberikan suntikan semangat tersendiri bagi tim,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Meski demikian, Irza tetap mengingatkan suporter agar menjaga ketertiban dan sportifitas selama pertandingan berlangsung. Ia menekankan pentingnya citra positif Yogyakarta sebagai tuan rumah kompetisi.

“Bagi rekan suporter yang datang langsung ke stadion, mari kita bersama-sama tetap menjaga ketertiban, mematuhi regulasi pertandingan, saling menghormati, dan menjaga nama baik Yogyakarta. AYDK!” katanya.

Dari sisi klasemen, PSIM Jogja saat ini menempati posisi ke-11 dengan koleksi 42 poin dari 32 pertandingan. Posisi tersebut membuat mereka sudah aman dari ancaman degradasi pada musim ini.

Meski telah aman, peluang PSIM Jogja untuk memperbaiki posisi dan menembus 10 besar masih terbuka jika mampu meraih kemenangan atas Madura United pada laga kandang terakhir.

Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, menegaskan bahwa timnya tetap membidik kemenangan dalam pertandingan tersebut sebagai penutup musim di hadapan pendukung sendiri.

“Kami sangat menantikan laga ini karena ini merupakan pertandingan kandang terakhir musim ini. Kami mengharapkan kehadiran para fans, jadi kami ingin mencoba mempersembahkan kemenangan untuk mereka di laga terakhir ini,” ucap Van Gastel.

Ia juga menyoroti perjalanan tim yang akhirnya mampu bertahan di kasta tertinggi setelah penantian panjang selama 18 tahun, di mana dukungan suporter disebut menjadi elemen penting sepanjang musim.

“Setelah 18 tahun kami akhirnya bisa bertahan di kasta tertinggi, kami ingin para suporter terus mendukung kami lagi musim depan, sama seperti yang telah mereka lakukan sepanjang musim ini. Kami berharap mereka hadir besok, dan kembali mendampingi kami musim depan,” harapnya.

“Karena pada akhirnya, kami bermain sepak bola untuk para fans, jadi sangat penting bagi kami untuk memberi mereka kemenangan,” lanjutnya.

Setelah menghadapi Madura United, PSIM Jogja masih menyisakan satu pertandingan tandang terakhir musim ini dengan menghadapi Arema FC pada Jumat (22/5/2026), yang akan menjadi penutup rangkaian kompetisi mereka di musim berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |