Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia. / Gmap
Harianjogja.com, DEPOK— Peringkat global pendidikan ekonomi Islam kembali mencatat capaian baru dari Indonesia, setelah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) menembus posisi empat besar dunia pada 2026.
Capaian ini menempatkan FEB UI sebagai institusi ekonomi Islam terbaik di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi nasional di panggung internasional.
Pemeringkatan tersebut dirilis oleh DinarStandard dan diberitakan Salaam Gateway pada akhir Maret 2026, dengan FEB UI memperoleh skor 75,3.
Dekan FEB UI, Yulianti Abbas, menyebut hasil ini merupakan refleksi dari konsistensi pengembangan pendidikan dan riset di bidang ekonomi syariah.
“Kami percaya penerapan nilai-nilai Islamic Excellence yang menekankan integritas, karakter, dan keunggulan akademik menjadi fondasi penting,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Bersaing dengan Kampus Dunia
Dalam daftar tersebut, FEB UI berada di posisi keempat dunia, bersaing dengan institusi global terkemuka.
Berikut 10 besar sekolah bisnis ekonomi Islam dunia 2026:
- INCEIF University (Malaysia)
- Durham University (Inggris)
- Universiti Malaya (Malaysia)
- FEB Universitas Indonesia (Indonesia)
- International Islamic University Malaysia (Malaysia)
- Hamad Bin Khalifa University (Qatar)
- Istanbul Sabahattin Zaim University (Turki)
- Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII)
- University of Bahrain (Bahrain)
- Prince Sultan University (Arab Saudi)
Di tingkat nasional, FEB UI menempati posisi teratas.
Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) berada di peringkat ke-14 dunia dan menjadi posisi kedua di Indonesia.
Dorong Jejaring Global dan Riset
FEB UI terus memperkuat implementasi nilai Islamic Excellence (ISLEX) melalui pengembangan program akademik dan kolaborasi internasional.
Pendekatan ini dinilai mampu memperluas jaringan global bagi mahasiswa dan dosen sekaligus mendorong inovasi di bidang ekonomi dan keuangan syariah.
Selain itu, kontribusi riset berkelanjutan juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan reputasi institusi.
Pengakuan internasional ini turut mencerminkan meningkatnya daya saing pendidikan tinggi Indonesia di sektor ekonomi Islam.
Peran akademisi dan praktisi dalam mengembangkan ekosistem ekonomi syariah dinilai semakin mendapat perhatian di tingkat global.
Kondisi ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan ekonomi Islam dunia.
Ke depan, FEB UI menargetkan penguatan kualitas pendidikan dan kolaborasi lintas negara untuk mempertahankan capaian tersebut.
Implementasi nilai ISLEX juga akan terus diperluas sebagai identitas utama dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing secara global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara


















































