
Spider-Man: Brand New Day/IMDB
Harianjogja.com, JOGJA—Bagi penggemar Marvel, New York selalu identik dengan Spider-Man. Kota metropolitan itu menjadi rumah bagi Peter Parker sekaligus lokasi berbagai aksi heroiknya sejak era komik hingga film layar lebar.
Namun fakta menarik terungkap dalam proses produksi Spider-Man: Brand New Day. Dilansir dari Time Out, film terbaru yang kembali dibintangi Tom Holland itu ternyata hampir tidak melakukan syuting di New York. Sebagian besar adegan justru direkam di berbagai lokasi di Inggris dan Skotlandia yang kemudian diubah secara digital menjadi kawasan Manhattan maupun Queens.
Strategi tersebut dilakukan dengan memadukan teknologi visual effects (VFX), pembangunan set raksasa di Pinewood Studios, serta pemanfaatan sejumlah lokasi bersejarah yang memiliki karakter visual mirip kota-kota di Amerika Serikat.
Dalam film ini, Peter Parker dikisahkan menghadapi tantangan baru setelah peristiwa Spider-Man: No Way Home. Selain harus menghadapi ancaman baru, ia juga masih bergulat dengan kenyataan pahit setelah MJ yang diperankan Zendaya kehilangan ingatan tentang dirinya akibat mantra Doctor Strange.
Glasgow Disulap Menjadi Manhattan
Daily Mail mengunkapkan, salah satu lokasi utama syuting berada di Kota Glasgow, Skotlandia. Kota ini dipilih untuk menggantikan Manhattan dalam sejumlah adegan aksi berskala besar.
Beberapa ruas jalan seperti Hutcheson Street, St Vincent Street, dan Bothwell Street diubah tampilannya agar menyerupai kawasan sibuk di New York. Salah satu adegan yang direkam di sana menampilkan aksi kejar-kejaran mobil lapis baja yang melibatkan Spider-Man dan Frank Castle alias The Punisher yang diperankan Jon Bernthal.
Pemilihan Glasgow bukan tanpa alasan. BBC mengungkapkan, kota ini memiliki banyak bangunan bergaya Victoria yang secara visual menyerupai sejumlah kawasan di New York sehingga kerap digunakan sebagai lokasi syuting film-film Hollywood.
Enam Lokasi Ikonik yang Muncul di Film
Selain Glasgow, Marvel juga memanfaatkan sejumlah lokasi terkenal di Inggris untuk mendukung dunia Spider-Man yang lebih luas.
1. Fanum House, Basingstoke
Bangunan bekas kantor organisasi otomotif di Hampshire ini digunakan sebagai latar area luar penjara dalam adegan kejar-kejaran yang melibatkan kendaraan lapis baja.
2. Senate House, London
Gedung ikonik milik University of London ini dijadikan markas Department of Damage Control (DODC). Dalam proses pascaproduksi, bangunan tersebut dimodifikasi secara digital agar terlihat jauh lebih tinggi.
3. Battersea Park, London
Kawasan taman bersejarah ini menjadi lokasi adegan emosional yang mempertemukan Peter Parker dan MJ. Area Pear Tree Cafe di tepi danau menjadi salah satu titik pengambilan gambar.
4. Penjara Dorchester, Dorset
Bekas penjara abad ke-19 yang ditutup pada 2014 ini digunakan sebagai lokasi pertarungan besar yang menjadi salah satu klimaks cerita.
5. Galangan Kapal Turks, Chatham
Lokasi di Kent ini diubah menjadi kawasan dermaga New York dan menjadi markas persembunyian Frank Castle atau The Punisher.
6. Pemakaman Brookwood, Surrey
Pemakaman terbesar di Inggris ini menjadi lokasi adegan yang sarat emosi ketika Peter Parker mengunjungi makam Bibi May.
Pinewood Studios Bangun Tiga Blok Kota New York
Selain memanfaatkan lokasi nyata, tim produksi juga membangun set berskala besar di Pinewood Studios, Inggris.
Studio legendaris yang kerap digunakan untuk produksi film James Bond itu dilaporkan membangun tiga blok kota New York secara penuh untuk kebutuhan pengambilan gambar. Set tersebut memungkinkan kru memproduksi adegan aksi dengan skala lebih besar tanpa harus melakukan syuting langsung di Amerika Serikat.
Pendekatan ini dinilai lebih efisien sekaligus memberikan fleksibilitas lebih besar bagi tim produksi dalam menciptakan berbagai adegan spektakuler.
Dorong Ekonomi Lokal
Kehadiran produksi Spider-Man: Brand New Day juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi wilayah yang menjadi lokasi syuting.
Di Glasgow, ribuan warga lokal dilibatkan sebagai figuran maupun tenaga pendukung produksi. Aktivitas syuting juga mendatangkan pemasukan bagi sektor perhotelan, transportasi, hingga usaha kuliner setempat.
The Scottish Sun melaporkan, Kepala Eksekutif Glasgow Life, Susan Deighan, menyebut keberhasilan kota tersebut menarik produksi film kelas dunia tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah serta kebijakan yang ramah industri kreatif.
Sebelumnya, Glasgow juga pernah menjadi lokasi syuting sejumlah film besar seperti World War Z, Indiana Jones, hingga proyek-proyek DC Studios.
Melalui Spider-Man: Brand New Day, Glasgow kembali memperkuat reputasinya sebagai salah satu lokasi syuting favorit industri perfilman internasional. Kota ini bahkan kerap dijuluki sebagai "New York-nya Eropa" karena kemampuannya bertransformasi menjadi berbagai latar kota besar di Amerika melalui sentuhan sinematografi dan efek visual modern.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.











































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4855687/original/012825900_1717681637-20240606IQ_Timnas_Indonesia_vs_Irak__15_.jpg)




