Wanita Berhasil Dievakuasi dari Area Berbahaya Pantai Parangtritis

3 hours ago 1

Wanita Berhasil Dievakuasi dari Area Berbahaya Pantai Parangtritis

Petugas memasang rambu peringatan bahaya di kawasan Pantai Parangtritis untuk mencegah adanya laka laut, Senin (24/4/2023)/Harian Jogja-Yosef Leon Pinsker

Harianjogja.com, BANTUL—Petugas gabungan Satlinmas Ditpolairud Polda DIY bersama tim SAR Parangtritis berhasil mengevakuasi seorang perempuan yang berada di area berbahaya di kawasan Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Kamis (9/7/2026).

Kejadian tersebut bermula ketika warga dan wisatawan melaporkan adanya seorang perempuan berhijab yang berjalan ke arah laut. Saat itu kondisi ombak di Pantai Parangtritis dilaporkan cukup besar sehingga aktivitas di area tersebut berisiko bagi keselamatan pengunjung.

Koordinator Jogo Segoro Wilayah Pantai Parangtritis-Depok, Arief Nugraha, mengatakan laporan dari masyarakat segera diteruskan kepada petugas gabungan yang berjaga di kawasan pantai.

"Kami menerima laporan dari personel di lapangan bahwa ada seorang pengunjung yang berjalan terlalu jauh ke tengah laut. Berdasarkan indikasi awal dan kondisi psikologisnya saat dievakuasi, yang bersangkutan diduga sedang mengalami depresi berat," ujar Arief.

Mendapat informasi tersebut, petugas segera bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan operasional pantai. Tim kemudian melakukan pendekatan dan membujuk perempuan tersebut agar kembali ke area yang aman.

Upaya penyelamatan berlangsung lancar dan korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Setelah itu, petugas membawa korban ke Posko SAR Pantai Parangtritis untuk mendapatkan penanganan awal.

Di posko, korban memperoleh pemeriksaan kesehatan serta pendampingan dari petugas. Kondisinya dilaporkan berangsur membaik dan mulai dapat diajak berkomunikasi dengan baik.

Dalam keterangannya kepada petugas, perempuan tersebut mengaku kehilangan tas yang dibawanya setelah hanyut terbawa arus. Tas tersebut disebut berisi identitas pribadi yang diperlukan untuk proses pendataan.

Hingga Kamis malam, petugas kepolisian dan tim SAR masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas korban sekaligus berupaya menghubungi pihak keluarga.

Arief mengimbau seluruh wisatawan yang berkunjung ke Pantai Parangtritis agar selalu mematuhi arahan petugas dan tidak mendekati area yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Menurutnya, pengunjung juga diharapkan segera melapor apabila melihat seseorang yang membutuhkan bantuan atau menunjukkan kondisi yang berisiko sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

"Kami mengimbau wisatawan dan pengunjung pantai untuk tidak sembarangan berenang ke laut, jika menginginkan bantuan bisa menghubungi petugas kami," kata Arief.

Petugas terus meningkatkan pengawasan di kawasan wisata pantai, terutama pada musim liburan dan akhir pekan, guna memastikan keamanan serta kenyamanan para pengunjung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |