Viktor Axelsen Umumkan Pensiun

6 hours ago 2

Harianjogja.com, JOGJA—Panggung bulu tangkis dunia resmi kehilangan salah satu putra terbaiknya setelah tunggal putra nomor satu dunia, Viktor Axelsen, mengumumkan keputusan gantung raket.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu (15/4/2026) siang WIB, pebulu tangkis asal Denmark tersebut menyatakan menyudahi karier profesionalnya yang telah bergelimang gelar. Langkah besar ini diambil Axelsen bukan karena kehilangan ambisi, melainkan akibat kondisi fisik yang tidak lagi mampu bersaing di level tertinggi seusai didera rentetan cedera panjang.

Keputusan pensiun Axelsen menjadi sorotan global mengingat dominasinya yang luar biasa sebagai penguasa tunggal putra dalam beberapa tahun terakhir. Pemain yang dijuluki "Monster" ini tercatat menduduki peringkat satu dunia selama lebih dari 183 minggu, terhitung sejak 2022 hingga Agustus 2024. Puncak prestasinya ditandai dengan koleksi dua medali emas Olimpiade, sebuah pencapaian langka yang mengukuhkan namanya sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah olahraga tepok bulu.

Sebelum Axelsen, publik bulu tangkis juga telah lebih dulu dikejutkan oleh pengumuman pensiun dari ratu tunggal putri Spanyol, Carolina Marin. Marin resmi mengakhiri perjalanannya di lapangan hijau pada Kamis (26/3/2026) melalui pernyataan di media sosial miliknya. Sama seperti Axelsen, faktor kesehatan menjadi penghalang utama bagi Marin yang memutuskan berhenti di usia 32 tahun seusai berjuang melawan cedera lutut serius untuk ketiga kalinya.

Cedera lutut parah yang dialami Marin pada semifinal Olimpiade Paris 2024 ternyata tidak pernah benar-benar pulih secara total, sehingga ia tidak bisa kembali ke performa puncaknya. Selama berkarier, Marin pernah mencatatkan diri sebagai tunggal putri nomor satu dunia selama 66 minggu sejak Juni 2015. Salah satu memori paling manis bagi penggemarnya adalah saat ia sukses mengamankan medali emas Olimpiade Rio 2016 yang membanggakan bagi negaranya.

Daftar legenda yang memutuskan menepi dari kompetisi dunia juga menyertakan nama pebulu tangkis andalan Taiwan, Tai Tzu Ying. Pemain yang dikenal dengan teknik permainan yang menawan ini telah memutuskan pensiun terlebih dahulu pada 7 November 2025. Tai Tzu Ying terpaksa menyerah pada kondisi fisiknya setelah berjuang keras melawan cedera panjang yang menghambat pergerakannya di lapangan dalam beberapa musim terakhir.

Meski belum pernah merasakan kalungan medali emas Olimpiade, status Tai Tzu Ying sebagai "Ratu Bulu Tangkis" tidak terbantahkan. Ia memegang rekor fenomenal dengan menduduki peringkat satu dunia selama 214 minggu, menjadikannya salah satu pemain paling konsisten dalam sejarah. Pencapaian tertingginya di ajang multievent empat tahunan tersebut adalah raihan medali perak pada Olimpiade Tokyo 2020

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |