Embarkasi YIA Siap Berangkatkan 9.320 Jamaah Haji

6 hours ago 2

Embarkasi YIA Siap Berangkatkan 9.320 Jamaah Haji Perwakilan jamaah haji DIY dan PPIH DIY berpamitan dengan Pemda DIY, di Kepatihan, Rabu (15/4/2026). - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Harianjogja.com, JOGJA— Sebanyak 9.320 jamaah haji asal DIY dan sebagian Jawa Tengah siap diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) pada musim haji 2026. Pemberangkatan dijadwalkan mulai 21 April dalam 21 kelompok terbang (kloter).

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Mustofa, memastikan situasi geopolitik di Timur Tengah tidak mengganggu jadwal keberangkatan. “Semua masih on schedule sesuai perencanaan bersama Arab Saudi,” ujarnya saat acara pamitan di Kepatihan, Rabu (15/4/2026).

Di embarkasi YIA, jamaah dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan ditempatkan di dua hotel, yakni Ibis dan Novotel. Model embarkasi berbasis hotel ini menjadi yang pertama di Indonesia, dengan skema satu kloter diberangkatkan setiap hari.

Komposisi jamaah cukup beragam. Jamaah termuda berusia 14 tahun dan tertua mencapai 102 tahun, keduanya berasal dari Bantul. Seluruh jamaah dinyatakan lolos istithaah atau pemeriksaan kesehatan, meski terdapat dua jamaah yang meninggal dan satu mengundurkan diri, yang kemudian digantikan oleh jamaah cadangan.

Sebagian besar jamaah, sekitar 70%, tergolong berisiko tinggi sehingga mendapat perhatian khusus selama pelaksanaan ibadah. Salah satu skema yang diterapkan adalah murur, yakni pergerakan jamaah dari Arafah langsung ke Mina tanpa mabit di Muzdalifah, khusus bagi lansia, jamaah dengan gangguan kesehatan, maupun pendampingnya.

Selain itu, diterapkan pula skema tanazul, di mana jamaah dari zona tertentu tidak bermalam di Mina dan kembali ke hotel untuk mengurangi kepadatan. Langkah ini diharapkan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan jamaah selama fase Armuzna.

Terkait konflik di Timur Tengah, Jauhar menegaskan bahwa seluruh keputusan tetap mengacu pada kebijakan Arab Saudi sebagai tuan rumah. Selama operasional haji masih dibuka normal, pemberangkatan jamaah Indonesia akan tetap berjalan sesuai rencana.

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, menyebut pemberangkatan tahun ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya jamaah DIY menggunakan embarkasi YIA dengan konsep hotel haji. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan jamaah.

Pemerintah juga mengimbau jamaah untuk menjaga kesehatan, kebersamaan, serta mengikuti arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan khusyuk. Di tengah dinamika global, kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini menjadi prioritas utama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |