Syarat Dapat STR, Ini Gaji Dokter Magang di Perkotaan vs Pelosok

19 hours ago 10

Syarat Dapat STR, Ini Gaji Dokter Magang di Perkotaan vs Pelosok Dokter. / Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Kabar penting bagi para calon tenaga medis di seluruh tanah air yang tengah bersiap menjalani fase pengabdian. Pemerintah secara resmi telah menetapkan besaran Bantuan Biaya Hidup (BBH) bagi para dokter internship di Indonesia untuk tahun 2026 dengan rentang nominal antara Rp3 juta hingga Rp6,4 juta per bulan.

Penetapan nilai bantuan ini sangat bergantung pada lokasi penempatan sang dokter magang di lapangan. Semakin jauh dan menantang medan tugasnya, semakin besar pula sokongan dana yang diberikan pemerintah sebagai bentuk kompensasi atas risiko serta keterbatasan akses di wilayah tersebut.

Merujuk pada data terbaru yang dirilis Selasa (5/5/2026), para dokter muda yang bersedia ditempatkan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) berhak mendapatkan BBH di batas atas yang mendekati Rp6,4 juta. Sebaliknya, bagi mereka yang bertugas di wilayah perkotaan, besaran bantuan hidup yang diterima berada di kisaran terendah, yakni antara Rp3 juta hingga Rp4 juta saja.

Perbedaan nominal ini sengaja diciptakan untuk memicu minat dokter baru dalam mengisi kekosongan tenaga medis di pelosok nusantara. Wilayah terpencil sering kali memiliki tantangan transportasi yang sulit serta keterbatasan fasilitas publik, sehingga bantuan finansial yang lebih tinggi diharapkan mampu menjaga fokus dokter selama masa pengabdian.

Perlu dipahami bahwa dana yang diterima ini secara administratif berstatus sebagai Bantuan Biaya Hidup (BBH), bukan gaji pokok seperti yang diterima dokter spesialis atau dokter umum tetap. BBH bersifat sementara dan hanya diberikan selama satu tahun penuh masa pendidikan profesi berlangsung sebagai dana penunjang kebutuhan dasar.

Jika dibandingkan dengan Upah Minimum Regional (UMR) di beberapa kota besar seperti Jakarta, besaran BBH di perkotaan memang tergolong minim. Kondisi ini menuntut para dokter magang di kota besar untuk lebih cermat dalam mengatur keuangan pribadi selama setahun ke depan agar kebutuhan pokok tetap terpenuhi.

Namun, ceritanya berbeda bagi mereka yang ditempatkan di daerah terpencil. Nominal Rp6,4 juta dianggap cukup menggiurkan mengingat biaya hidup di pelosok biasanya jauh lebih murah dibandingkan kota metropolitan. Bahkan, beberapa rumah sakit daerah sering kali memberikan fasilitas tambahan berupa akomodasi atau tempat tinggal gratis bagi peserta internship.

Program internship ini merupakan syarat mutlak yang wajib diikuti oleh setiap dokter yang baru lulus untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) agar bisa berpraktik secara mandiri. Tanpa sertifikasi dari masa pemahiran satu tahun ini, seorang dokter dilarang keras membuka praktik medis di instansi mana pun.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan berharap kebijakan BBH yang kompetitif di daerah pelosok ini mampu memeratakan kualitas layanan kesehatan hingga ke ujung Indonesia. Para calon peserta disarankan untuk terus memantau keputusan resmi dari dinas kesehatan setempat terkait klasifikasi wilayah penempatan terbaru guna merencanakan keuangan mereka dengan lebih matang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |