Singapura Kembali Jadi Kota Paling Layak Huni di Asia Tenggara

4 hours ago 2

Jumali

Jumali Kamis, 09 Juli 2026 20:07 WIB

Singapura Kembali Jadi Kota Paling Layak Huni di Asia Tenggara

Crown Plaza Hotel, Bandara Changi, Singapura./Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Singapura kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional setelah dinobatkan sebagai kota paling layak huni di Asia Tenggara dalam Survei Kualitas Hidup Monocle 2026.

Dalam laporan tahunan yang diterbitkan Monocle, Singapura menempati peringkat ke-14 dunia dan menjadi satu-satunya kota di Asia Tenggara yang berhasil menembus kelompok teratas dalam daftar tersebut.

Pencapaian ini memperkuat posisi Singapura sebagai salah satu pusat bisnis, perdagangan, dan investasi paling penting di kawasan Asia.

Monocle menilai keberhasilan Singapura tidak lepas dari kombinasi stabilitas politik, keamanan publik, kemudahan berusaha, serta kualitas infrastruktur yang terus berkembang.

Laporan tersebut mencatat tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Sebanyak 97 persen warga menyatakan memiliki kepercayaan terhadap kepolisian setempat, sebuah indikator yang turut mendukung tingginya kualitas hidup masyarakat.

Selain faktor keamanan, efisiensi birokrasi juga menjadi salah satu keunggulan utama. Pelaku usaha disebut dapat mendaftarkan dan mendirikan perusahaan baru dalam waktu kurang dari satu hari, sehingga menciptakan iklim usaha yang kompetitif dan menarik bagi investor global.

Keunggulan lain yang turut mendongkrak posisi Singapura adalah konektivitas internasional. Bandara Changi yang menjadi gerbang utama negara tersebut kembali mempertahankan reputasinya sebagai salah satu bandara terbaik di dunia.

Penerapan sistem perjalanan bebas paspor di Bandara Changi juga dinilai menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan efisiensi mobilitas penumpang internasional.

Dalam pemeringkatan Monocle 2026, hanya empat kota di Asia yang berhasil masuk kelompok 20 besar dunia.

Tokyo menempati posisi tertinggi sekaligus menjadi kota paling layak huni di dunia. Ibu kota Jepang itu memperoleh penilaian tinggi berkat kombinasi keamanan, stabilitas sosial, ketertiban publik, dan kuatnya budaya komunitas.

Di bawah Tokyo terdapat Singapura yang menjadi wakil terbaik Asia Tenggara.

Sementara itu, Seoul di Korea Selatan menempati posisi berikutnya setelah mendapat apresiasi atas kemampuannya menjaga stabilitas dan melakukan pemulihan cepat dari berbagai dinamika politik dalam beberapa tahun terakhir.

Kota Asia lainnya yang masuk 20 besar adalah Kyoto, Jepang. Kota bersejarah tersebut tetap mempertahankan kualitas hidup yang tinggi sambil berupaya menyeimbangkan pertumbuhan sektor pariwisata dengan kenyamanan warga lokal.

Pemerintah Kyoto bahkan tengah mempertimbangkan kebijakan tarif transportasi yang berbeda antara wisatawan dan penduduk lokal pada sejumlah rute tertentu sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan publik.

Hasil survei Monocle menunjukkan bahwa faktor keamanan, efisiensi layanan publik, konektivitas, stabilitas pemerintahan, dan kenyamanan lingkungan masih menjadi penentu utama dalam menilai kualitas hidup sebuah kota.

Bagi kawasan Asia Tenggara, posisi Singapura di daftar tersebut kembali menegaskan daya saing negara-kota itu sebagai salah satu tujuan utama untuk bekerja, berbisnis, maupun menetap di kawasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |