Foto ilustrasi Motogp. / Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Tim Red Bull KTM Tech3 resmi menunjuk Jonas Folger sebagai pengganti Maverick Viñales pada seri MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans akhir pekan ini. Keputusan diambil karena Viñales belum pulih sepenuhnya dari cedera bahu kiri usai operasi.
Penunjukan ini menjadi perhatian karena Folger kembali ke kelas utama setelah absen cukup lama, sekaligus menghadapi tantangan adaptasi cepat di tengah intensitas balapan musim 2026 yang tinggi.
Viñales masih menjalani pemulihan setelah serangkaian masalah pada bahu kirinya. Cedera bermula dari kecelakaan di GP Jerman pada Juli 2025, lalu memburuk saat sekrup di bahunya bergeser ketika sesi latihan bebas di GP Austin musim ini. Ia kemudian menjalani operasi kecil untuk mengangkat sekrup tersebut dan melanjutkan rehabilitasi di Red Bull Athlete Performance Centre.
Hasil evaluasi terakhir membuat Viñales memilih memperpanjang masa istirahat demi memastikan kondisi fisiknya benar-benar pulih sebelum kembali mengendarai motor KTM RC16.
Dengan absennya Viñales, Folger akan menunggangi KTM RC16 dan berbagi garasi dengan Enea Bastianini. Kembalinya Folger bukan tanpa alasan, karena ia memiliki rekam jejak kuat bersama Tech3, termasuk 19 kali start di kelas utama dan podium di Sachsenring 2017.
Musim sebelumnya, Folger juga sempat tampil sebagai pembalap pengganti dalam beberapa seri, sehingga tim dinilai sudah memahami karakter serta gaya balapnya.
“Pertama-tama, saya ingin mendoakan Maverick agar cepat sembuh sepenuhnya. Secara pribadi, saya sangat menantikan untuk bekerja sama lagi dengan semua orang di Tech3,” kata Folger dikutip dari Speedweek, Selasa (5/5/2026).
Ia mengakui balapan di Le Mans akan menjadi ujian berat, mengingat dirinya harus kembali beradaptasi dengan motor dan ritme balap dalam waktu singkat.
“Le Mans akan menjadi tantangan besar. Kembali ke balapan setelah bertahun-tahun absen berarti harus beradaptasi dengan cepat,” ujarnya.
Sementara itu, Viñales mengungkapkan kekecewaannya karena belum bisa comeback sesuai target awal. Sebelumnya ia menargetkan kembali balapan di Le Mans setelah menjalani operasi pada akhir Maret 2026. Namun hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisinya belum cukup kuat.
“Saya telah bekerja keras untuk kembali ke kondisi prima, tetapi saya diberitahu bahwa saya belum cukup kuat untuk kembali mengendarai motor,” kata Viñales.
Ia menegaskan akan memprioritaskan pemulihan total agar dapat kembali tampil kompetitif di seri berikutnya.
Bagi penggemar MotoGP, seri Prancis kali ini bukan hanya soal persaingan di lintasan, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi Folger dalam beradaptasi cepat. Sementara bagi Tech3, tantangan terbesarnya adalah menyusun ulang strategi balap dengan pembalap yang baru kembali ke atmosfer kompetisi penuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































