Kopi, Garam, Alkohol, Stres: 4 Musuh Tekanan Darah di Sore Hari

8 hours ago 5

Jumali

Jumali Sabtu, 04 Juli 2026 15:37 WIB

Harianjogja.com, JOGJA— Menjaga tekanan darah tetap stabil ternyata tidak hanya soal menu sarapan atau makan siang. Faktanya, kebiasaan yang Anda lakukan di penghujung hari, terutama setelah jam 5 sore, memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap kesehatan jantung dan kualitas tidur Anda. Tekanan darah manusia secara alami akan menurun pada malam hari sebagai bagian dari ritme sirkadian tubuh untuk beristirahat. Namun, beberapa kebiasaan di malam hari dapat mengganggu proses alami ini dan memicu lonjakan tekanan darah yang berbahaya.

Berdasarkan rekomendasi para pakar nutrisi dan kesehatan, berikut adalah empat hal utama yang wajib Anda hindari setelah jam 5 sore demi menjaga tekanan darah tetap stabil:

1. Mengonsumsi Kafein secara Berlebihan

Bagi sebagian orang, minum kopi atau teh hangat di sore hari menjadi cara ampuh untuk mengusir penat. Sayangnya, kafein yang dikonsumsi setelah jam 5 sore dapat menetap di dalam sistem tubuh selama berjam-jam. Kafein bekerja merangsang sistem saraf yang dapat meningkatkan detak jantung dan menyempitkan pembuluh darah, yang secara otomatis memicu kenaikan tekanan darah. Selain itu, efek stimulan kafein berpotensi besar merusak kualitas tidur, padahal tidur yang nyenyak sangat dibutuhkan tubuh untuk meregulasi tekanan darah.

2. Makan Malam dengan Menu Tinggi Natrium (Garam)

Makan malam dengan menu siap saji, mi instan, atau makanan olahan yang tinggi garam adalah musuh utama bagi pembuluh darah Anda. Natrium yang tinggi menyebabkan tubuh menahan cairan lebih banyak. Akibatnya, volume darah meningkat dan memberikan beban kerja ekstra pada jantung serta pembuluh darah di malam hari. Cobalah beralih ke menu makanan segar yang dimasak sendiri dengan pembatasan garam yang ketat.

3. Mengonsumsi Minuman Beralkohol

Banyak orang keliru menganggap alkohol dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks sebelum tidur. Kenyataannya, alkohol justru meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatik yang berakibat pada penyempitan pembuluh darah dan peningkatan tekanan darah. Lebih dari itu, konsumsi alkohol di malam hari dapat mengganggu fase tidur dalam (deep sleep), yang krusial bagi pemulihan kardiovaskular.

4. Melewatkan Waktu Santai untuk Meredakan Stres

Setelah seharian bekerja, tubuh dan pikiran membutuhkan masa transisi untuk menurunkan hormon stres seperti kortisol. Jika Anda tetap memilih bekerja lembur, berargumen, atau menonton tayangan yang memicu adrenalin setelah jam 5 sore, tubuh akan tetap berada dalam mode "lawan atau lari" (fight or flight). Kondisi stres yang terus berlanjut ini menahan tekanan darah tetap tinggi di saat seharusnya tubuh Anda mulai rileks untuk bersiap tidur.

Perubahan kecil pada rutinitas sore dan malam hari dapat membawa perubahan besar bagi kesehatan kardiovaskular Anda. Dengan menghindari kafein, mengurangi asupan garam, menjauhi alkohol, serta meluangkan waktu untuk relaksasi setelah jam 5 sore, Anda tidak hanya mendapatkan tidur yang lebih berkualitas, tetapi juga menjaga tekanan darah tetap berada di angka yang aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |