Film Operasi Pesta Copet Siap Tayang, Kisah Copet di Tengah Festival

4 hours ago 3

Film Operasi Pesta Copet Siap Tayang, Kisah Copet di Tengah Festival

Sutradara serba bisa Ernest Prakasa saat ditemui dalam acara musikal “The Addams Family” beberapa waktu lalu di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. (ANTARA/Vinny Shoffa Salma)

Harianjogja.com, JAKARTA — Industri perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran film unik bertajuk Operasi Pesta Copet. Rumah produksi Imajinari bersama Boss Creator dan Angin Segar resmi merilis trailer perdana yang langsung menyedot perhatian publik, terutama pecinta film lokal dan penggemar genre aksi komedi.

Film ini disutradarai oleh Edy Khemod, yang dikenal sebagai drummer band Seringai, dan diproduseri sederet nama besar seperti Ernest Prakasa, Dipa Andika, Iqbaal Ramadhan, serta James Erlangga. Keterlibatan para kreator ini menjadi daya tarik tersendiri, mengingat rekam jejak mereka dalam menghadirkan film-film segar di industri perfilman Tanah Air.

Dalam trailer yang diunggah melalui media sosial, penonton diperkenalkan pada karakter Ijal yang diperankan Iqbaal Ramadhan. Ia digambarkan sebagai sosok cerdik yang mengajak rekannya, Adut (Kristo Immanuel), untuk menjalankan aksi pencopetan dengan skala lebih besar. Dialog ringan namun penuh humor langsung menjadi ciri khas yang terasa kuat dalam cuplikan tersebut.

Selain Iqbaal dan Kristo, film ini juga dibintangi Zulfa Maharani sebagai Tia serta Kawai Labiba sebagai Melodi. Kehadiran aktor Dewa Dayana turut menambah rasa penasaran karena perannya belum diungkap secara detail dalam trailer.

Menariknya, film ini juga menghadirkan cameo dari Vincent Rompies yang tampil sebagai dirinya sendiri. Dalam salah satu adegan, karakter Melodi dan Adut bahkan sempat salah mengenali Vincent sebagai Desta, menciptakan momen komedi yang segar dan menghibur.

Dari sisi musik, trailer Operasi Pesta Copet semakin hidup dengan latar lagu “Mati Muda” dari Kelompok Penerbang Roket, yang memperkuat nuansa energik sekaligus edgy dalam film ini.

Di balik layar, Ernest Prakasa mengungkapkan bahwa proses produksi film ini bukan tanpa tantangan. Ia menyebut konsep cerita yang diusung sempat membuat tim kebingungan, terutama dalam hal teknis pengambilan gambar.

Proses syuting dilakukan di berbagai lokasi ekstrem dan kompleks, mulai dari area pinggir rel kereta api, studio dengan ratusan figuran, hingga di tengah kerumunan puluhan ribu penonton dalam festival musik Pestapora. Kondisi tersebut menuntut perencanaan matang dan koordinasi tim yang solid.

Meski penuh tantangan, proyek ini akhirnya berhasil diselesaikan dan siap tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026. Dengan konsep cerita yang segar, deretan pemain populer, serta latar festival musik yang jarang diangkat, Operasi Pesta Copet digadang-gadang menjadi salah satu film Indonesia yang patut dinantikan tahun ini.

Film ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga pengalaman sinematik yang berbeda, terutama bagi penonton yang menyukai cerita urban dengan sentuhan humor dan aksi yang dinamis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |