Kontroversi Warnai Laga, Arsenal Lolos ke Final UCL

12 hours ago 3

Kontroversi Warnai Laga, Arsenal Lolos ke Final UCL Arsenal memastikan langkah ke final Liga Champions 2025/2026 setelah menundukkan Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal di Stadion Emirates, Rabu (6/5 - 2026) dini hari WIB. Ist

Harianjogja.com, JOGJA — Arsenal memastikan langkah ke final Liga Champions 2025/2026 setelah menundukkan Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal di Stadion Emirates, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB.

Gol tunggal Bukayo Saka menjadi pembeda dalam laga penuh tensi tersebut sekaligus memastikan keunggulan agregat 2-1 bagi The Gunners, setelah pada leg pertama kedua tim bermain imbang 1-1.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Arsenal yang kembali menembus final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2006.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Atletico Madrid langsung tampil agresif dan menekan pertahanan tuan rumah. Peluang pertama tercipta pada menit ke-8 lewat kombinasi Antoine Griezmann dan Giuliano Simeone yang membuka ruang bagi Julian Alvarez, namun sepakan sang striker masih melebar.

Arsenal mencoba merespons melalui tembakan jarak jauh Riccardo Calafiori, tetapi belum menemui sasaran.

Kontroversi pertama muncul pada menit ke-34 saat Leandro Trossard terjatuh di kotak penalti usai kontak dengan Griezmann. Para pemain Arsenal sempat melayangkan protes keras, namun wasit bergeming dan tidak memberikan penalti.

Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum. Pada menit ke-44, Saka mencetak gol setelah memanfaatkan bola liar hasil sepakan Trossard yang sebelumnya menerima umpan dari Viktor Gyokeres. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Babak Kedua dan Kontroversi

Memasuki babak kedua, Atletico meningkatkan intensitas serangan. Tim asuhan Diego Simeone terus menggempur lini belakang Arsenal.

Kontroversi kembali terjadi saat Giuliano Simeone terjatuh dalam duel dengan Gabriel Magalhaes di kotak penalti. Atletico menuntut penalti, namun sekali lagi wasit menolak, memicu protes keras dari kubu tim tamu.

Di tengah tekanan, kiper David Raya tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Arsenal.

Arsenal hampir menggandakan skor pada menit ke-65 melalui peluang emas Gyokeres, namun bola hanya melambung tipis di atas mistar.

Menjelang akhir laga, Atletico memasukkan Alexander Sorloth untuk menambah daya gedor. Ia sempat menciptakan peluang melalui umpan backheel kepada Marcos Llorente, namun peluang tersebut gagal dimaksimalkan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan dan Arsenal memastikan tiket ke final.

Catatan dan Statistik

Tim asuhan Mikel Arteta juga mempertahankan rekor impresif tak terkalahkan di Liga Champions musim ini dengan catatan 10 kemenangan dan tiga hasil imbang.

Di partai puncak, Arsenal akan menghadapi pemenang antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich yang baru memainkan leg kedua semifinal.

Susunan Pemain

Arsenal (4-2-3-1):

Raya; Ben White, Saliba, Gabriel, Calafiori (Hincapie 58’); Rice, Lewis-Skelly (Zubimendi 73’); Saka (Madueke 58’), Eze (Odegaard 58’), Trossard (Martinelli 83’); Gyokeres

Atletico Madrid (4-4-2):

Oblak; Pubill, Le Normand (Sorloth 57’), Hancko, Ruggeri; Simeone (Cardoso 57’), Llorente, Koke, Lookman (Molina 57’); Griezmann (Baena 66’), Alvarez (Almada 66’)

Kemenangan ini menegaskan kebangkitan Arsenal di kancah Eropa. Dengan performa konsisten dan mental kuat, The Gunners kini hanya berjarak satu langkah dari trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |