
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta, Rudi Susanto, menyerahkan secara simbolis kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Jogja pada Selasa (7/7/2026). Ist
Harianjogja.com, JOGJA — Sebanyak 3.680 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Jogja resmi dilepas untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 pada Selasa (7/7/2026). Pelepasan dilakukan langsung oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan.
Program KKN tahun ini tidak hanya menjadi ajang pengabdian, tetapi juga sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengenali potensi daerah sekaligus berkontribusi di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta, Rudi Susanto, turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan KKN. Ia menegaskan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada mahasiswa melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
"Perlindungan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi mahasiswa selama menjalankan tugas pengabdian di berbagai wilayah. Dengan demikian, mahasiswa dapat lebih fokus belajar, berinteraksi, serta menciptakan program yang berdampak langsung bagi masyarakat," katanya.
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, secara simbolis melepas mahasiswa melalui pemukulan gong. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya semangat “Pengabdian Nyata, Inovasi Berkelanjutan” sebagai landasan utama dalam pelaksanaan KKN.
Menurutnya, mahasiswa harus mampu menghadirkan ilmu pengetahuan ke dalam kehidupan masyarakat sekaligus melahirkan gagasan yang memberikan manfaat jangka panjang.
“KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi ruang belajar sekaligus ruang aksi nyata bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan KKN sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi salah satu fokus pengembangan kampus. Berbagai isu strategis seperti pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, akses pendidikan, kesehatan, energi bersih, hingga keadilan sosial menjadi bidang yang bisa digarap mahasiswa.
“Pahami nilai-nilai SDGs dan terjemahkan dalam program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Di akhir arahannya, Rektor mengingatkan seluruh peserta KKN agar menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi integritas, etika, dan moralitas selama berada di tengah masyarakat.
Menurutnya, setiap tindakan mahasiswa akan menjadi cerminan institusi sekaligus memperkuat posisi UIN Sunan Kalijaga sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdampak, dan bereputasi global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































