Garuda Pertiwi Kejar Juara Grup, Imbang Tak Cukup Lawan Kamboja

11 hours ago 7

Jumali

Jumali Rabu, 15 Juli 2026 15:27 WIB

Garuda Pertiwi Kejar Juara Grup, Imbang Tak Cukup Lawan Kamboja

Timnas Putri Indonesia/ Instagram: Timnas Indonesia

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Putri Indonesia menghadapi pertandingan penting saat berjumpa Kamboja pada laga terakhir Grup B AFF Women's Cup 2026 di Stadion UiTM, Shah Alam, Malaysia, Kamis (16/7/2026) pukul 15.45 WIB.

Meski tiket semifinal sudah berada dalam genggaman, duel ini tetap menjadi penentu arah perjalanan Garuda Pertiwi menuju partai puncak. Status juara grup menjadi target utama yang harus diamankan.

Saat ini Indonesia dan Kamboja sama-sama telah memastikan langkah ke semifinal. Namun persaingan untuk merebut posisi puncak klasemen masih terbuka hingga pertandingan terakhir.

Posisi tersebut memiliki arti penting karena akan menentukan lawan yang dihadapi pada babak empat besar. Juara Grup B akan bertemu runner-up Grup A, sedangkan tim yang finis sebagai runner-up Grup B harus berhadapan dengan juara Grup A yang berpotensi menjadi lawan paling berat.

Karena itu, kemenangan atas Kamboja menjadi harga mati bagi skuad asuhan Garuda Pertiwi.

Berbeda dengan banyak pertandingan lain yang memungkinkan tim lolos dengan hasil imbang, Indonesia berada dalam situasi yang mengharuskan mereka meraih tiga poin penuh. Hasil seri tidak cukup untuk mengantar Indonesia menjadi juara grup karena Kamboja masih unggul dalam selisih gol.

Dengan kata lain, kemenangan menjadi satu-satunya jalan bagi Indonesia untuk mengakhiri fase grup di posisi teratas.

Status juara grup bukan sekadar kebanggaan. Posisi tersebut dapat memberikan keuntungan strategis karena membuka peluang menghadapi lawan yang secara teori lebih ringan di semifinal.

Jalur menuju final juga berpotensi lebih terbuka jika Indonesia berhasil menghindari tim terkuat dari Grup A.

Selain memburu tiket ke partai puncak, AFF Women's Cup 2026 juga memiliki arti penting bagi seluruh peserta. Dua tim finalis serta tim peringkat ketiga akan mendapatkan tiket ke Piala AFF Putri 2027.

Karena itu, setiap pertandingan di fase gugur memiliki nilai yang sangat besar bagi masa depan sepak bola putri Indonesia.

Dari sisi rekor pertemuan, Garuda Pertiwi memiliki catatan yang cukup positif saat menghadapi Kamboja.

Dalam lima pertemuan terakhir, Indonesia belum pernah menelan kekalahan. Garuda Pertiwi membukukan dua kemenangan dan tiga hasil imbang.

Salah satu kemenangan paling berkesan terjadi pada final AFF Women's Cup 2024 ketika Indonesia menundukkan Kamboja dengan skor 3-1 dan keluar sebagai juara.

Meski demikian, catatan tersebut tidak bisa dijadikan jaminan kemenangan. Kamboja beberapa kali mampu menyulitkan Indonesia dalam dua tahun terakhir.

Pada laga uji coba internasional di Bandung pada 9 Juni 2026, kedua tim bermain imbang 1-1. Hasil serupa juga terjadi saat keduanya bertemu di Piala AFF Putri 2025.

Rangkaian hasil tersebut menunjukkan bahwa kekuatan kedua tim relatif berimbang. Kamboja juga datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memastikan tempat di semifinal.

Situasi itu membuat pertandingan diperkirakan berlangsung ketat sejak menit awal. Indonesia dituntut tampil agresif karena hanya kemenangan yang dapat membawa mereka menjadi juara Grup B.

Bagi Garuda Pertiwi, laga ini bukan sekadar formalitas penutup fase grup. Pertandingan melawan Kamboja menjadi kesempatan untuk mengirim pesan kepada para rival bahwa Indonesia masih menjadi salah satu kandidat kuat juara AFF Women's Cup 2026.

Jika mampu meraih kemenangan, Indonesia tidak hanya mengamankan posisi puncak klasemen, tetapi juga menjaga momentum positif menjelang semifinal.

Dukungan publik sepak bola Indonesia pun akan kembali tertuju kepada Garuda Pertiwi yang kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk membuka jalan yang lebih ideal menuju final dan menjaga mimpi mempertahankan prestasi di level Asia Tenggara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |