Jumali Jum'at, 26 Juni 2026 14:47 WIB

Francesco Bagnaia/ Ducati
Harianjogja.com, JOGJA— Peta persaingan MotoGP 2027 berubah drastis setelah Francesco “Pecco” Bagnaia, juara dunia dua kali, resmi meninggalkan Ducati dan menandatangani kontrak empat tahun bersama Aprilia Racing. Kepindahan ini sekaligus membentuk duet penuh Italia bersama Marco Bezzecchi di tim pabrikan Noale.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyambut kedatangan Bagnaia dengan antusias dan menyebutnya sebagai bagian dari visi besar tim dalam membangun kekuatan baru di ajang MotoGP.
“Kami akan memberikan dia dan keluarganya sambutan hangat, tapi pertama kita akan mencoba untuk mengalahkan dia! Memiliki beberapa Juara Dunia adalah tanggung jawab yang tidak sabar untuk kami terima,” ujar Rivola dikutip dari laman MotoGP.
Ia juga menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan upaya Aprilia mendukung dominasi atlet Italia di berbagai cabang olahraga, merujuk pada nama-nama seperti Kimi Antonelli di Formula 1, Jannik Sinner di tenis, dan Federica Brignone di ajang Olimpiade Milano Cortina 2026.
Bagnaia sendiri dikenal sebagai salah satu pembalap paling sukses di era modern MotoGP. Sejak debut di Moto3 pada 2013, ia meraih gelar Moto2 pada 2018 sebelum naik ke kelas utama dan menjadi juara dunia dua kali di kelas MotoGP.
Secara statistik, ia telah mengoleksi 41 kemenangan, 86 podium, dan 35 pole position, menjadikannya salah satu pembalap tersukses Italia di belakang legenda seperti Giacomo Agostini dan Valentino Rossi.
Kepindahan Bagnaia ke Aprilia juga membawa dampak besar pada komposisi tim. Langkah ini sekaligus memastikan berakhirnya kerja sama Jorge Martin dengan Aprilia Racing di masa mendatang.
Sementara itu, Ducati disebut telah menyiapkan Pedro Acosta untuk menggantikan posisi Bagnaia dan mendampingi Marc Marquez di tim pabrikan mereka.
Bagnaia sendiri masih akan menjalani 13 balapan tersisa di musim 2026 bersama Ducati sebelum resmi pindah ke Aprilia pada 2027. Selama periode tersebut, ia masih berpeluang menambah catatan kemenangannya yang sudah mencapai 31 kemenangan bersama pabrikan asal Italia tersebut.
Duet Bagnaia dan Bezzecchi diproyeksikan menjadi kekuatan utama Aprilia dalam menghadapi musim 2027 yang akan memasuki era regulasi mesin 850cc. Kombinasi pengalaman seorang juara dunia dengan talenta muda Bezzecchi membuat Aprilia optimistis bisa bersaing lebih konsisten di papan atas.
Dengan komposisi baru ini, Aprilia tidak hanya memperkuat lini pembalap, tetapi juga mengirim sinyal kuat bahwa mereka siap menjadi penantang serius dalam perebutan gelar MotoGP di era baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































