
Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi satu-satunya bandara bertaraf internasional untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. Tampak sejumlah pengguna bersiap memasuki Bandara YIA di Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bandara Yogyakarta International Airport (Yogyakarta International Airport) atau YIA mulai melayani penerbangan carter umrah langsung menuju Arab Saudi tanpa transit, menggunakan maskapai Garuda Indonesia sebagai bagian dari penguatan konektivitas ibadah haji dan umrah dari Yogyakarta.
Skema penerbangan umrah tersebut dioperasikan menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia tipe A330-343, dengan total 11 kali penerbangan carter yang dijadwalkan sejak 15 Juni 2026, seluruhnya berangkat dari Bandara YIA sebagai titik embarkasi menuju Tanah Suci.
General Manager Bandara YIA, Muhammad Thamrin, menyampaikan bahwa hingga saat ini telah diberangkatkan dua penerbangan umrah menggunakan Garuda Indonesia menuju Jeddah dan Madinah dengan total 593 jemaah umrah.
“Sampai dengan saat ini kami memberangkatkan dua penerbangan umrah dengan Garuda Indonesia, menuju Jeddah dan Madinah, dengan total 593 orang jemaah umrah tidak hanya dari wilayah sekitar DIY namun juga dari Banjarmasin, Pontianak, dan Palangkaraya,” ujar General Manager Bandara YIA, Muhammad Thamrin kepada wartawan, Minggu (21/6/2026).
Para jemaah tersebut tidak hanya berasal dari DIY, tetapi juga dari Banjarmasin, Pontianak, dan Palangkaraya, menunjukkan perluasan akses keberangkatan umrah melalui YIA yang semakin terbuka.
Penerbangan carter ini dinilai menjadi dorongan positif bagi operasional Bandara YIA yang masih terus berupaya meningkatkan jumlah pergerakan penumpang, sekaligus membuka peluang hadirnya rute internasional baru, termasuk potensi layanan reguler YIA–Jeddah dan YIA–Madinah ke depan.
“Dari segi kesiapan fasilitas bandara, kami menyatakan siap dan menyambut baik atas potensi berkembangnya rute-rute baru melalui YIA seperti rute YIA-Jeddah dan YIA-Madinah yang telah memberangkatkan penerbangan haji dan umrah kali ini. Semoga penerbangan charter umrah ke depannya dapat menjadi regular flight,” terangnya.
Thamrin menegaskan bahwa seluruh aspek operasional telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari layanan penumpang, kesiapan terminal, hingga koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Bandara YIA guna memastikan kelancaran penerbangan carter umrah tersebut.
Komitmen ini juga mencakup aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa, sekaligus memperkuat peran YIA sebagai gerbang transportasi udara utama di Daerah Istimewa Yogyakarta dan wilayah sekitarnya dalam mendukung peningkatan konektivitas penerbangan internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































