
Foto ilustrasi SPMB jenjang SMP dibuat dengan artificial intelligence.
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung mulai merintis program SMP negeri gratis pada 2027. Kebijakan itu ditempuh sebagai upaya menekan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus meringankan beban biaya pendidikan masyarakat. Program ini akan diawali dengan pemberian bantuan operasional bagi seluruh siswa SMP negeri.
Bupati Temanggung Agus Setyawan menjelaskan, setiap siswa SMP negeri direncanakan menerima bantuan sebesar Rp300.000 per tahun mulai 2027. Kebijakan tersebut disiapkan sebagai langkah awal menuju pendidikan gratis secara merata dan bertahap, mengingat kemampuan fiskal daerah saat ini belum memungkinkan untuk membiayai seluruh kebutuhan operasional sekolah.
Menurut Agus, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima SMP negeri selama ini belum mampu menutup seluruh biaya penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Akibatnya, sekolah bersama komite kerap mencari solusi untuk menutupi kekurangan anggaran operasional yang nominalnya berbeda-beda di setiap sekolah.
"Belum sampai pada tahapan sekolah gratis sepenuhnya, tetapi ini merupakan rintisan menuju sekolah gratis. Ruang fiskal kita masih terbatas untuk mencukupi seluruh kebutuhan di masing-masing SMP negeri, sehingga saat ini kita belum mampu mewujudkan sekolah gratis secara penuh," katanya, Sabtu (27/6/2026).
Ia menuturkan, program SMP negeri gratis di Temanggung diharapkan menjadi fondasi yang dapat terus dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya. Pemkab menargetkan seluruh siswa SMP negeri nantinya dapat menikmati pendidikan tanpa biaya, seperti kebijakan pendidikan gratis yang telah diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada jenjang SMA dan SMK.
Saat ini, program tersebut masih difokuskan bagi peserta didik di SMP negeri. Namun, pemerintah daerah membuka peluang memperluas cakupan bantuan hingga SMP swasta apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan pada masa mendatang.
Berdasarkan data Pemkab Temanggung, jumlah siswa SMP negeri mencapai sekitar 19.000 orang. Dengan alokasi bantuan sebesar Rp300.000 per siswa setiap tahun, pemerintah daerah masih melakukan perhitungan kebutuhan anggaran agar program SMP negeri gratis dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Harapannya bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan di Kabupaten Temanggung," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































