Dokter Ungkap Penyebab Katup Jantung Bocor, Bisa Berawal dari Radang

4 hours ago 1

Dokter Ungkap Penyebab Katup Jantung Bocor, Bisa Berawal dari Radang

Ilustrasi serangan jantung (Freepik)

Harianjogja.com, JAKARTA—Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan intervensi sekaligus konsultan aritmia, Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), FIHA, mengingatkan bahwa katup jantung bocor dapat dipicu oleh penyakit rematik jantung yang berawal dari infeksi radang tenggorokan pada masa remaja. Kondisi tersebut bahkan baru bisa menimbulkan kerusakan pada jantung setelah 10 hingga 15 tahun kemudian.

Dalam acara yang digelar Primaya Hospital Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu, Prof. Yoga menjelaskan bahwa banyak kasus katup jantung bocor maupun penyempitan katup baru terdeteksi ketika penderita memasuki usia 30-an. Kerusakan tersebut merupakan dampak lanjutan dari penyakit rematik jantung yang tidak tertangani secara optimal saat usia remaja.

"Jadi biasanya di umur-umur 30-an tuh katupnya bocor atau katupnya menyempit akibat penyakit rematik jantung yang diderita pada saat kitanya usia teenager (remaja)," katanya.

Mengacu pada informasi Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, penyakit rematik jantung merupakan komplikasi dari demam rematik akut yang muncul akibat infeksi bakteri Streptococcus. Infeksi tersebut umumnya diawali dengan radang tenggorokan (faringitis) yang tidak mendapatkan penanganan secara adekuat.

Prof. Yoga mengingatkan agar orang tua tidak menganggap remeh infeksi saluran pernapasan yang disertai nyeri saat menelan maupun lendir berwarna hijau pada anak. Menurutnya, apabila penyebabnya adalah bakteri Streptococcus hemolyticus tipe B dan tidak segera diobati, racun dari bakteri tersebut dapat memicu gangguan pada jantung.

"Jadi, kalau punya anak-anak infeksi saluran nafas, nyeri nelen, riaknya hijau, harus segera diobati, karena kalau enggak, kalau itu kumannya Streptococcus hemolyticus tipe B namanya, itu menyerang jantung, si racunnya itu," kata Prof. Yoga.

"Jantungnya enggak rusak saat itu, rusaknya nanti, 10 sampai 15 tahun kemudian," lanjut guru besar kardiologi dan aritmia Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut.

Gangguan Katup Jantung Bisa Berupa Kebocoran atau Penyempitan

Prof. Yoga menjelaskan bahwa jantung manusia memiliki empat katup, yakni katup trikuspid, katup mitral, katup aorta, dan katup pulmonal. Gangguan pada katup tersebut dapat berupa penyempitan sehingga katup sulit terbuka ataupun kebocoran yang mengganggu fungsi pemompaan darah.

Selain dipicu penyakit rematik jantung, katup jantung bocor juga dapat disebabkan gangguan irama jantung, terutama fibrilasi atrium yang berlangsung dalam waktu lama hingga menyebabkan kerusakan pada katup jantung.

Ia menambahkan, sejumlah faktor risiko penyakit jantung lain, seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas, juga berpotensi memicu gangguan yang akhirnya berdampak pada fungsi katup jantung. Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan dengan menjaga tekanan darah tetap normal, mengendalikan kadar gula darah, mempertahankan berat badan ideal, serta menghindari kebiasaan merokok.

"Kita mencegah penyakit jantung lainnya itu, gangguan irama jantung, yang itu dijaga tensinya supaya normal, jangan sampai obesitas, enggak merokok, diabetesnya dijaga, seperti itu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |