Harianjogja.com, JAKARTA — Timnas Spanyol mengusung misi bangkit saat menghadapi Arab Saudi pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Minggu (21/6/2026) pukul 23.00 WIB.
La Roja berada di bawah tekanan setelah secara mengejutkan hanya bermain imbang tanpa gol melawan debutan Tanjung Verde pada laga pembuka. Hasil tersebut membuat kemenangan atas Arab Saudi menjadi target mutlak demi menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Di sisi lain, Arab Saudi datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencuri satu poin dari Uruguay. The Green Falcons bahkan sempat unggul sebelum akhirnya laga berakhir imbang 1-1.
Spanyol Bidik Kebangkitan
Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 dengan status mentereng sebagai juara Euro 2024 usai menumbangkan Inggris di final. Selain itu, mereka lolos ke putaran final dengan performa impresif sebagai juara Grup E kualifikasi zona Eropa tanpa terkalahkan.
Namun, status unggulan belum tercermin di lapangan. Hasil imbang pada laga pertama memunculkan kritik terhadap performa tim asuhan Luis de la Fuente.
Meski begitu, Spanyol mencoba tetap tenang. Mereka berkaca pada kesuksesan di Piala Dunia 2010 saat sempat mengawali turnamen dengan hasil buruk sebelum akhirnya keluar sebagai juara dunia.
Kala itu, Spanyol bangkit dari kekalahan di fase grup dan menutup turnamen dengan kemenangan atas Belanda di partai final. Kisah tersebut kini menjadi motivasi tambahan bagi generasi baru seperti Martin Zubimendi dan kolega untuk bangkit.
Arab Saudi Ingin Lanjutkan Kejutan
Arab Saudi tak ingin sekadar menjadi pelengkap di Grup H. Hasil imbang melawan Uruguay menjadi bukti bahwa mereka mampu bersaing dengan tim besar.
Meski demikian, pelatih Georgios Donis mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena. Spanyol tetap menjadi lawan berat dengan kualitas individu dan kolektivitas yang mumpuni.
The Green Falcons juga bertekad menghindari skenario di Piala Dunia 2022. Saat itu, mereka sempat mengejutkan dunia dengan mengalahkan Argentina, tetapi gagal melangkah jauh setelah kalah di dua laga berikutnya.
Arab Saudi terakhir kali lolos dari fase grup terjadi pada Piala Dunia 1994. Momentum tersebut ingin kembali diulang pada edisi kali ini.
Rekor Pertemuan
Secara historis, Spanyol memiliki catatan sempurna atas Arab Saudi. Dari tiga pertemuan sebelumnya, La Roja selalu keluar sebagai pemenang.
Pertemuan di Piala Dunia 2006 berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Spanyol. Sementara dua laga persahabatan berikutnya dimenangkan dengan skor 3-2 dan 5-0.
Laga kali ini menjadi pertemuan keempat kedua tim sekaligus ajang pembuktian bagi Arab Saudi untuk mematahkan dominasi Spanyol.
Komentar Pelatih
Luis de la Fuente menegaskan timnya fokus penuh pada persiapan laga, bukan pada kritik yang muncul setelah hasil imbang di laga pertama.
“Kami tidak perlu khawatir. Para pemain akan menunjukkan kualitasnya saat dibutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Georgios Donis menyadari laga ini akan sangat menentukan langkah timnya di fase grup.
“Kami akan menghadapi Spanyol dengan segala kemampuan yang kami miliki. Hasil pertandingan ini sangat penting untuk peluang kami lolos,” tegasnya.
Prediksi Susunan Pemain
Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Marc Cucurella, Aymeric Laporte, Pau Cubarsi, Marcos Llorente; Pedri, Rodri; Alex Baena, Dani Olmo, Lamine Yamal; Mikel Oyarzabal.
Pelatih: Luis de la Fuente
Arab Saudi (4-3-3): Mohammed Alowais; Saud Abdulhamid, Abdulelah Alamri, Hassan Altambakti, Moteb Alharbi; Mohamed Kanno, Abdullah Alkhaibari, Nasser Aldawsari; Feras Albrikan, Saleh Alshehri, Salem Aldawsari.
Pelatih: Georgios Donis
Wasit: Raphael Claus (Brasil)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































