Sejarah! Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor di Practice Moto3 Jerman 2026

4 hours ago 3

Jumali

Jumali Jum'at, 10 Juli 2026 20:37 WIB

Sejarah! Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor di Practice Moto3 Jerman 2026

Veda Ega Pratama /Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Sejarah baru tercipta di Sirkuit Sachsenring, Jumat (10/7/2026), ketika pebalap Honda Racing Team, Veda Ega Pratama, tampil sebagai yang tercepat pada sesi practice Moto3 Jerman 2026. Prestasi ini sekaligus memastikan tiket langsung bagi pebalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ke babak kualifikasi Q2 tanpa harus melalui Q1. Bagi masyarakat Indonesia, terutama pecinta balap motor, pencapaian ini menjadi momen kebanggaan tersendiri karena Veda berhasil mencatatkan namanya di papan atas kompetisi dunia.

Penampilan impresif Veda Ega Pratama menjadi sorotan setelah ia sempat tercecer di luar zona aman menuju Q2. Namun, pebalap berusia 20 tahun itu mampu bangkit pada menit-menit akhir dan menutup sesi di posisi pertama. Sesi practice Moto3 Jerman 2026 berlangsung selama 35 menit. Berdasarkan regulasi FIM Moto3, hanya 14 pebalap tercepat yang berhak lolos langsung ke kualifikasi Q2, sedangkan sisanya harus memulai perjuangan dari Q1. Persaingan sejak awal berlangsung ketat. Pemuncak klasemen sementara Moto3 2026, Maximo Quiles, mengalami kecelakaan di tikungan ketujuh saat sesi baru berjalan sekitar lima menit. Insiden tersebut membuatnya gagal mempertahankan posisinya di zona aman dan harus mengikuti kualifikasi Q1.

Pada fase awal latihan, Adrian Cruces sempat memimpin di depan Brian Uriarte dan Hakim Danish. Veda Ega Pratama ketika itu berada di posisi keempat. Tidak lama berselang, Brian Uriarte mengambil alih posisi pertama dengan catatan waktu 1 menit 26,110 detik. Sementara itu, Veda sempat merosot hingga posisi ke-18 setelah sejumlah pebalap memperbaiki waktu putaran mereka. Posisi Veda kembali turun ke urutan ke-19 setelah Adrian Fernandez meningkatkan kecepatannya. Hakim Danish juga sempat kehilangan posisi dan turun ke peringkat ketujuh.

Sesi kembali diwarnai insiden ketika Guido Pini terjatuh di tikungan ketujuh. Adrian Cruces yang berada tepat di belakangnya tidak dapat menghindar hingga motornya membentur motor Pini. Keduanya gagal melanjutkan sesi latihan. Saat waktu tersisa sekitar 21 menit, Veda memilih masuk ke pit untuk melakukan penyetelan motor. Keputusan tersebut diambil setelah ia masih berada di luar 14 besar, sehingga posisinya belum aman untuk lolos langsung ke Q2.

Memasuki 10 menit terakhir, Veda Ega Pratama kembali turun ke lintasan. Saat itu ia masih berada di posisi ke-21 sehingga membutuhkan peningkatan catatan waktu secara signifikan. Momentum kebangkitan terjadi pada tujuh menit terakhir. Veda sempat melesat ke posisi ketiga sebelum digeser Cormac Buchanan ke peringkat keempat. Tidak berhenti di situ, Veda kembali mencatatkan putaran tercepat dengan waktu 1 menit 25,848 detik. Catatan tersebut mengantarkannya ke posisi pertama, mengungguli Esteban serta Rios ketika sesi menyisakan lima menit.

Pada dua menit terakhir, Eddie O'Shea berhasil naik ke posisi ketiga setelah melewati Rios. Sementara itu, Brian Uriarte turun ke posisi ke-11 dan Hakim Danish berada di urutan ketujuh. Hingga bendera finis dikibarkan, tidak ada pebalap yang mampu menggeser catatan waktu Veda Ega Pratama. Pebalap Indonesia tersebut menutup sesi practice sebagai yang tercepat, diikuti Esteban di posisi kedua dan Eddie O'Shea di urutan ketiga.

Hasil tersebut memastikan Veda Ega Pratama melaju langsung ke kualifikasi Q2 Moto3 Jerman 2026. Prestasi ini menjadi pencapaian penting bagi dunia balap motor Indonesia karena Veda Ega Pratama menjadi pebalap pertama Indonesia yang mampu tampil sebagai pebalap tercepat pada sesi practice Moto3 di Sachsenring, sekaligus membuka peluang meraih hasil terbaik pada seri Moto3 Jerman 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |