POJ dan TOP Tambah 250 Armada Ride Hailing

9 hours ago 5

POJ dan TOP Tambah 250 Armada Ride Hailing

Tambah Armada Ride Hailing, Sinergi POJ dan TOP Buka Peluang Kerja Baru bagi Mitra Driver./ Ist

Tambah Armada Ride Hailing, Sinergi POJ dan TOP Buka Peluang Kerja Baru bagi Mitra Driver

JAKARTA – PT Pesonna Optima Jasa (POJ), perusahaan cucu Pegadaian, resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Trans Optima Perkasa (TOP) untuk memperluas akses kepemilikan dan penyewaan kendaraan bagi mitra pengemudi layanan ride hailing. Sebagai langkah awal komitmen bersama tersebut, kedua perusahaan melakukan serah terima 250 unit kendaraan siap pakai yang akan langsung dialokasikan untuk memperkuat operasional mitra driver Gojek.

Langkah ini tidak hanya menjadi solusi mobilitas, tetapi juga merupakan wujud nyata kontribusi korporasi dalam menciptakan lapangan kerja mandiri yang berkelanjutan sekaligus mendukung agenda nasional pengurangan emisi karbon melalui adopsi kendaraan ramah lingkungan.

Dari total kendaraan yang diserahkan, sebanyak 200 unit merupakan kendaraan bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) berbahan bakar bensin, sedangkan 50 unit lainnya merupakan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Kehadiran armada listrik menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pengurangan emisi karbon.

Direktur PT POJ, Ferry Hariawan, menegaskan bahwa kemitraan dengan TOP merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem transportasi perkotaan sekaligus memberikan bantalan ekonomi bagi masyarakat usia produktif.

"Melalui kerja sama ini, ada satu dampak sosial utama yang langsung kita sasar, yaitu menekan angka pengangguran. Mobil-mobil ini disewakan secara kompetitif kepada para mitra driver perusahaan ride hailing, khususnya mitra Gojek, sehingga mereka bisa langsung produktif tanpa terkendala modal awal pembelian kendaraan," ujar Ferry.

Ferry menambahkan, fase ini merupakan pilot project yang akan dievaluasi secara berkala. Apabila menunjukkan hasil positif dalam tiga bulan ke depan, POJ dan TOP telah menyiapkan cetak biru ekspansi yang jauh lebih besar.

"Saat ini kami melepas 250 armada. Setelah evaluasi selama tiga bulan, kami menargetkan penambahan hingga mencapai total 1.000 unit kendaraan," jelasnya.

Sebagai bagian dari Pegadaian Group, PT POJ juga mengemban misi meningkatkan inklusi keuangan. Kolaborasi ini dimanfaatkan sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan produk investasi emas kepada ekosistem digital ride hailing.

Ke depan, POJ akan menggelar program edukasi terintegrasi mengenai pentingnya investasi emas nasional yang menyasar dua kelompok sekaligus, yakni para mitra driver sebagai bekal jaminan hari tua dan para penumpang melalui aktivasi promosi digital di dalam armada.

Pada kesempatan yang sama, CEO PT Trans Optima Perkasa, Agung Beratha, mengatakan ceruk pasar penyewaan kendaraan bagi pekerja mandiri di sektor transportasi berbasis aplikasi masih memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar. Meski baru berdiri selama dua tahun, TOP telah berhasil memberdayakan 1.400 mitra driver dengan jumlah armada yang sama di wilayah Jabodetabek.

Dengan tambahan kerja sama bersama POJ, total armada aktif yang dikelola TOP kini meningkat menjadi 1.650 unit.

"Di tengah situasi ekonomi global yang dinamis, semakin banyak masyarakat yang beralih menjadi pekerja mandiri. TOP hadir bukan sekadar menyewakan mobil, tetapi juga memberikan paket solusi berupa kepastian unit yang prima, jaminan regulasi, dan kepastian pendapatan bagi mitra. Mereka juga tidak perlu memikirkan biaya maupun waktu untuk perawatan rutin kendaraan karena semuanya dikelola oleh sistem kami," ungkap Agung.

Agung juga mengungkapkan adanya pergeseran preferensi yang cukup signifikan di kalangan pengemudi. Faktor efisiensi biaya operasional membuat permintaan kendaraan listrik terus meningkat.

"Permintaan kendaraan EV dari mitra driver kami saat ini terus meningkat hingga mencapai 80 persen. Menjawab antusiasme tersebut, tahun ini kami menargetkan sedikitnya 500 unit kendaraan EV beroperasi di jalan," tambahnya.

Melihat kuatnya fondasi kemitraan tersebut, TOP dan POJ juga telah menyiapkan roadmap bisnis yang lebih ekspansif. Selain berencana memperluas layanan kendaraan roda empat ke kota-kota tier dua di Indonesia, kedua perusahaan saat ini tengah melakukan studi kelayakan untuk memasuki bisnis penyewaan kendaraan roda dua berbasis listrik guna melayani segmen kurir logistik dan transportasi penumpang.

Melalui kolaborasi ini, POJ dan TOP berharap dapat memperkuat infrastruktur pendukung industri ride hailing, membantu mengurangi emisi karbon, sekaligus memberikan alternatif akses kendaraan yang lebih mudah bagi masyarakat yang ingin bekerja sebagai mitra pengemudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Ujang Hasanudin

Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |