Jumali Senin, 29 Juni 2026 20:37 WIB

Pantai Gading vs Norwegia/Instagram: herrelandslaget
Harianjogja.com, JOGJA— Norwegia datang ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan modal yang tidak dimiliki banyak tim peserta lainnya, yakni kondisi fisik yang relatif lebih segar. Pelatih Stale Solbakken sengaja merotasi sebagian besar pemain inti pada laga terakhir fase grup demi menjaga kebugaran skuad jelang duel melawan Pantai Gading di Stadion Dallas, Rabu (1/7/2026) pukul 00.00 WIB.
Keputusan tersebut membuat sejumlah pemain kunci seperti Erling Haaland, Martin Odegaard, Alexander Sorloth, Antonio Nusa, dan Oscar Bobb mendapat waktu istirahat penuh saat Norwegia kalah 0-2 dari Prancis pada laga penutup Grup I.
“Setelah pertandingan melawan Senegal, kami melakukan evaluasi dan beberapa pemain mengalami kelelahan yang cukup berat. Kami harus menjaga kebugaran pemain,” ujar Solbakken.
Strategi tersebut diambil setelah Norwegia lebih dulu memastikan tiket ke fase gugur. Dengan status runner-up grup dan koleksi enam poin, Solbakken memilih mengorbankan hasil melawan Prancis demi menjaga kondisi skuad untuk pertandingan yang lebih menentukan.
Haaland Jadi Andalan
Perhatian utama tetap tertuju kepada Haaland. Penyerang Norwegia itu tampil tajam sepanjang turnamen dengan koleksi empat gol dari dua pertandingan dan menjadi salah satu kandidat kuat peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Meski demikian, Solbakken menegaskan timnya tidak boleh bergantung sepenuhnya kepada Haaland. Kreativitas Odegaard di lini tengah serta kontribusi Sorloth, Nusa, dan Bobb di lini depan diharapkan mampu memberikan variasi serangan saat menghadapi pertahanan Pantai Gading.
Pantai Gading Bawa Misi Bersejarah
Di kubu lawan, Pantai Gading datang dengan motivasi tinggi setelah untuk pertama kalinya berhasil menembus fase gugur Piala Dunia. Tim asuhan Emerse Fae lolos sebagai runner-up Grup E dan siap melanjutkan kejutan mereka di turnamen ini.
Les Elephants mengandalkan kombinasi kecepatan dan kekuatan fisik melalui pemain-pemain seperti Nicolas Pepe, Amad Diallo, Ange-Yoan Bonny, serta Yan Diomande.
Menurut Fae, kekuatan utama timnya terletak pada distribusi ancaman gol yang merata sehingga lawan sulit memprediksi sumber serangan.
Duel Gaya Bermain
Laga ini diprediksi menghadirkan benturan dua pendekatan berbeda. Norwegia akan mengandalkan permainan menyerang dengan dominasi bola dan kreativitas Odegaard, sementara Pantai Gading siap memanfaatkan ruang melalui serangan balik cepat yang mengandalkan kecepatan Diallo dan Pepe.
Pertarungan lini tengah juga berpotensi menjadi penentu. Jika Norwegia mampu mengendalikan tempo permainan, Haaland akan mendapat banyak peluang. Sebaliknya, jika Pantai Gading sukses memaksa laga berjalan terbuka, mereka memiliki senjata untuk menghukum setiap kesalahan lawan.
Dengan kondisi skuad yang lebih segar dan ketajaman Haaland yang sedang berada di puncak performa, Norwegia sedikit lebih diunggulkan. Namun, semangat Pantai Gading yang tengah menorehkan sejarah baru membuat laga ini berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak gugur.
Prediksi Skor
Norwegia 2-1 Pantai Gading
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































