Lima Bendungan Baru Beroperasi, Prabowo Minta Air Sampai ke Petani

8 hours ago 7

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan secara serentak yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat (10/7/2026). Peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan ketersediaan sumber daya air nasional.

Lima bendungan yang diresmikan meliputi Bendungan Meninting di NTB, Bendungan Rukoh dan Bendungan Keureuto di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali.

Dalam peresmian tersebut, Presiden menegaskan bahwa pembangunan bendungan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya petani.

"Bismillahirrahmanirrahim. Pada siang hari ini, Jumat 10 Juli 2026, dengan rahmat Tuhan yang Maha Besar, Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini saya resmikan Bendungan Meninting Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bendungan Rukoh dan Keureuto Provinsi Aceh, Bendungan Jlantah Provinsi Jawa Tengah, dan Bendungan Sidan Provinsi Bali," kata Prabowo.

Simbol Kerja Keras dan Pembangunan Berkelanjutan

Presiden mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan bendungan, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono serta jajaran Kementerian Pekerjaan Umum yang telah mengawal proyek tersebut selama bertahun-tahun.

Menurut Prabowo, pembangunan nasional memerlukan konsistensi lintas pemerintahan karena hasilnya tidak dapat dicapai dalam waktu singkat.

Ia mencontohkan Bendungan Meninting yang proses pembangunannya dimulai sejak 2019 dan baru dapat diresmikan pada 2026.

Presiden menilai keberhasilan pembangunan bendungan menjadi bukti bahwa pembangunan bangsa merupakan hasil kerja bersama yang berkelanjutan, bukan hasil kerja satu pemerintahan semata.

"Saya bersyukur ini simbol kerja keras. Ini simbol persatuan. Pemerintah yang investasi pertama, pemerintah yang groundbreaking, pemerintah yang mulai bangun, mungkin bukan pemerintah yang meresmikan. Inilah namanya pembangunan bangsa, inilah namanya kebangkitan bangsa," ujarnya.

Air untuk Petani dan Ketahanan Pangan

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan bendungan secara profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia meminta instansi terkait memastikan distribusi air dapat menjangkau lahan pertanian sehingga mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Menurut Presiden, sektor pertanian memiliki peran vital karena menjadi penopang utama kebutuhan pangan masyarakat.

"Saya titip kepada instansi yang terkait, jaga bendungan-bendungan ini dengan baik, kelola dengan profesional, rawat dengan baik. Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai ke petani," katanya.

Prabowo menegaskan petani merupakan produsen pangan yang memiliki posisi strategis bagi keberlangsungan negara.

"Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara. Setiap rupiah uang rakyat harus dimanfaatkan dan dinikmati oleh rakyat Indonesia," tegasnya.

Dukung Air Baku hingga Energi Bersih

Selain mendukung sektor pertanian, keberadaan lima bendungan tersebut juga diharapkan memperkuat penyediaan air baku bagi masyarakat, membantu pengendalian banjir, serta mendukung pengembangan energi ramah lingkungan.

Pemerintah menilai infrastruktur sumber daya air menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim dan peningkatan kebutuhan air di masa mendatang.

Dengan beroperasinya Bendungan Meninting, Rukoh, Keureuto, Jlantah, dan Sidan, pemerintah berharap manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai daerah.

Keberadaan bendungan-bendungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan nasional, menjaga ketersediaan air sepanjang tahun, serta mendukung pembangunan berkelanjutan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |