Libur Sekolah, PHRI Bantul Targetkan Okupansi Hotel Capai 60 Persen

4 hours ago 1

Libur Sekolah, PHRI Bantul Targetkan Okupansi Hotel Capai 60 Persen

Foto ilustrasi hotel. - Freepik

Harianjogja.com, BANTUL - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bantul memprediksi tingkat hunian kamar hotel atau okupansi selama musim libur sekolah 2026 hanya mencapai sekitar 60 persen. Angka tersebut merupakan target realistis di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai belum sepenuhnya pulih.

Ketua PHRI Bantul, Yohanes Hendra mengatakan hingga saat ini reservasi hotel masih cenderung landai. Menurutnya, banyak orang tua yang masih fokus mengurus proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) maupun pendaftaran sekolah anak sehingga belum merencanakan liburan.

"Sementara ini masih landai karena beberapa orang tua mungkin masih mencarikan sekolah untuk anak-anaknya. Kami memperkirakan reservasi baru akan mulai meningkat pada minggu-minggu depan," katanya, Selasa (23/6/2026).

Hendra mengungkapkan PHRI sengaja tidak memasang target okupansi yang terlalu tinggi. Berbagai pengeluaran masyarakat dalam beberapa waktu terakhir, mulai dari kebutuhan saat Iduladha hingga biaya pendidikan anak, dinilai turut memengaruhi kemampuan masyarakat untuk berwisata dan menginap di hotel.

Selain itu, kondisi ekonomi yang masih belum sepenuhnya stabil membuat pelaku usaha perhotelan memilih bersikap realistis dibanding menetapkan target yang sulit dicapai. "Dibandingkan kita harus optimis tetapi pasarnya tidak ada, lebih baik kita pasang target pesimis atau realistis 60 persen tetapi target itu tercapai," ujarnya.

Saat ini PHRI Bantul juga tengah mengumpulkan data rekapitulasi reservasi dari sejumlah hotel. Data tersebut akan menjadi dasar untuk melihat perkembangan tren pemesanan kamar menjelang puncak musim liburan yang diperkirakan mulai terasa setelah 25 Juni mendatang. 

Sementara Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul memastikan seluruh destinasi wisata siap menyambut peningkatan kunjungan selama masa libur sekolah yang berlangsung pada akhir Juni hingga Juli 2026.

Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi mengatakan, koordinasi telah dilakukan dengan pengelola destinasi, petugas lapangan, hingga pelaku usaha wisata guna memastikan pelayanan kepada wisatawan berjalan optimal.

Menurut Markus, kawasan pantai selatan masih diprediksi menjadi magnet utama wisatawan, terutama Pantai Parangtritis dan sejumlah pantai di wilayah barat Bantul. Libur sekolah juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus menggerakkan perekonomian sektor pariwisata.

"Kami berharap libur sekolah tahun ini bisa menjadi salah satu pengungkit kunjungan wisatawan. Destinasi wisata di Bantul pada prinsipnya siap menerima kunjungan wisatawan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |