Kebiasaan Makan Malam Ini Ternyata Picu Stres, Banyak yang Tak Sadar

9 hours ago 4

Kebiasaan Makan Malam Ini Ternyata Picu Stres, Banyak yang Tak Sadar

Ilustrasi makanan diet. - Foto dibuat oleh AI/StockCake

Harianjogja.com, JAKARTA — Kebiasaan makan pada malam hari ternyata tidak hanya berdampak pada berat badan, tetapi juga berpengaruh besar terhadap tingkat stres. Pola makan yang kurang tepat seperti ngemil tanpa sadar, makan terlalu larut, hingga melewatkan makan malam justru dapat memperburuk kondisi mental.

Dilansir dari Eating Well, keterkaitan antara stres, kualitas tidur, dan pola makan menjadi perhatian para ahli. Menurut ahli gizi Amanda Sauceda, stres dapat memicu peningkatan hormon kortisol yang membuat seseorang cenderung lapar, terutama terhadap makanan tinggi gula, lemak, dan kalori.

“Ketika stres meningkat, tubuh secara alami mencari ‘pelarian’ melalui makanan tidak sehat,” ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (20/5/2026)

Penelitian juga menunjukkan bahwa pola makan seimbang dapat membantu memperbaiki suasana hati sekaligus menurunkan risiko stres, kecemasan, hingga depresi. Sebaliknya, kebiasaan makan yang buruk di malam hari justru memperparah kondisi tersebut.

Makan Terlalu Larut Picu Gangguan

Ahli gizi Patricia Kolesa menjelaskan bahwa makan terlalu dekat dengan waktu tidur, terutama kurang dari tiga jam sebelumnya, dapat mengganggu sistem pencernaan.

Kondisi ini berisiko memicu gangguan seperti refluks asam lambung, rasa panas di dada, hingga kualitas tidur yang buruk. Apalagi jika makanan yang dikonsumsi adalah gorengan, makanan pedas, asam, atau minuman berkafein.

Melewatkan Makan Malam Juga Berbahaya

Tak hanya makan larut malam, melewatkan makan malam juga memiliki dampak negatif. Tubuh yang kekurangan asupan energi dapat mengalami penurunan gula darah yang memicu emosi tidak stabil, mudah marah, hingga stres.

Kondisi ini dikenal sebagai “hanger” atau marah karena lapar. Jika terjadi terus-menerus, situasi ini dapat memperburuk tekanan mental, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki masalah metabolik.

Ngemil Tanpa Sadar Jadi Pemicu

Kebiasaan lain yang kerap terjadi adalah mindless snacking atau ngemil tanpa sadar. Biasanya, hal ini dipicu oleh rasa bosan, stres, atau kebiasaan menggunakan gawai di malam hari.

Meski terasa menenangkan sesaat, kebiasaan ini justru dapat memicu rasa bersalah dan hilangnya kontrol terhadap pola makan, yang pada akhirnya memperparah stres.

Cara Mengatur Pola Makan Malam

Untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, para ahli menyarankan agar makan malam tetap dilakukan dengan komposisi seimbang, yakni mengandung protein, lemak sehat, dan serat.

Selain itu, jadwal makan yang teratur juga penting. Disarankan untuk makan atau ngemil ringan setiap tiga hingga enam jam agar energi tubuh tetap stabil sepanjang hari.

Membangun rutinitas malam yang menenangkan juga menjadi kunci. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki setelah makan, mengurangi penggunaan gawai, hingga menyiapkan kebutuhan esok hari dapat membantu menurunkan stres.

Dengan pola makan yang tepat dan kebiasaan malam yang sehat, kualitas tidur dan kesehatan mental dapat lebih terjaga, sehingga tubuh tetap bugar menghadapi aktivitas harian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |