Indonesia U-19 Kalahkan Vietnam 2-1, Garuda Muda Juara Grup A AFF U-19

5 hours ago 2

Indonesia U-19 Kalahkan Vietnam 2-1, Garuda Muda Juara Grup A AFF U-19

Timnas Indonesia U-19 menang 2-1 atas Vietnam dan memastikan status juara Grup A Piala AFF U-19 2026 lewat gol Reno dan penalti Evandra. /Instagram.

Harianjogja.com, DELI SERDANG—Timnas Indonesia U-19 memastikan langkah ke babak berikutnya Piala AFF U-19 2026 setelah menundukkan Vietnam U-19 dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup A di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Minggu (7/6/2026) malam. Hasil ini mengantarkan skuad Garuda Muda keluar sebagai juara grup sekaligus menjaga tren positif sepanjang fase penyisihan.

Kemenangan Indonesia ditentukan melalui gol Reno Salampessy pada babak pertama dan penalti Evandra Florasta di masa injury time. Sementara Vietnam sempat menyamakan kedudukan lewat Nguyen Quoc Khanh pada paruh kedua pertandingan.

Reno Salampessy Buka Keunggulan Indonesia

Sejak menit awal, tim asuhan Nova Arianto langsung mengambil inisiatif serangan. Indonesia tampil menekan dengan permainan agresif dan berupaya menguasai jalannya pertandingan, sedangkan Vietnam lebih banyak menunggu momentum untuk melancarkan serangan balik.

Peluang pertama Garuda Muda hadir ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Kerja sama Arkhan Kaka dan Reno Salampessy mampu menembus pertahanan Vietnam, tetapi penyelesaian akhir Reno masih melenceng tipis dari sasaran.

Dominasi Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23. Berawal dari duel udara yang dimenangkan Arkhan Kaka di dalam kotak penalti lawan, bola yang gagal diamankan sempurna oleh pemain belakang Vietnam jatuh di area berbahaya. Reno Salampessy yang berdiri bebas langsung menyambar bola dan sukses menjebol gawang Vietnam untuk membawa Indonesia unggul 1-0.

Setelah tertinggal, Vietnam mulai meningkatkan tekanan dan lebih berani keluar menyerang. Namun, pertahanan Indonesia yang dikomandoi I Putu Panji mampu menjaga kedisiplinan sehingga berbagai upaya lawan dapat diredam dengan baik.

Cedera Reno dan Dominasi Statistik Babak Pertama

Indonesia sempat mendapat kabar kurang menggembirakan pada menit ke-33. Reno Salampessy yang menjadi pencetak gol pembuka mengalami benturan keras dengan pemain Vietnam dan harus mendapatkan perawatan tim medis.

Setelah menjalani pemeriksaan, Reno dipastikan tidak dapat melanjutkan pertandingan. Nova Arianto kemudian memasukkan Irpan Siregar sebagai pengganti. Penyerang muda tersebut sebelumnya juga tampil impresif saat mencetak gol ke gawang Timor Leste.

Meski kehilangan salah satu pemain kunci, Indonesia tetap mampu mengontrol jalannya laga hingga turun minum. Garuda Muda menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Secara statistik, Indonesia tampil lebih dominan sepanjang 45 menit pertama. Garuda Muda membukukan penguasaan bola sebesar 55 persen dan mampu mengendalikan permainan dari lini tengah.

Indonesia juga mencatatkan enam tembakan dengan dua di antaranya mengarah tepat ke gawang. Satu peluang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Reno Salampessy. Sebaliknya, Vietnam hanya mampu melepaskan dua percobaan dengan satu tembakan tepat sasaran ke arah gawang Dafa Al Gasemi.

Vietnam Menyamakan Skor, Evandra Jadi Penentu

Memasuki babak kedua, Indonesia kembali memperoleh sejumlah peluang untuk memperbesar keunggulan. Pada menit ke-56, Irpan Siregar mendapatkan kesempatan emas di depan gawang lawan. Namun peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.

Peluang lain datang pada menit ke-71 ketika Arkhan Kaka melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Akan tetapi, usaha tersebut juga belum membuahkan hasil bagi Garuda Muda.

Saat Indonesia terus berupaya mencari gol tambahan, Vietnam justru berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-74. Kapten tim Vietnam, Nguyen Quoc Khanh, sukses memanfaatkan situasi tendangan bebas untuk menaklukkan pertahanan Indonesia dan mengubah skor menjadi 1-1.

Laga kemudian sempat memanas setelah terjadi insiden di area pinggir lapangan. Salah satu staf pelatih Vietnam kedapatan sengaja meletakkan botol di dekat area lemparan ke dalam yang akan dilakukan Fabio Azkairawan. Wasit Tanimoto Ryo menilai tindakan tersebut tidak sportif dan langsung mengganjarnya dengan kartu merah.

Memasuki masa tambahan waktu, Indonesia memperoleh peluang emas setelah wasit menunjuk titik putih. Keputusan tersebut menjadi momentum penting bagi Garuda Muda untuk kembali memimpin pertandingan.

Evandra Florasta yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangan penalti yang dilepaskannya berhasil mengecoh kiper Vietnam, Xuan Tin Hoa, sekaligus mengubah skor menjadi 2-1 untuk Indonesia.

Keunggulan tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan atas Vietnam memastikan Timnas Indonesia U-19 menutup fase Grup A Piala AFF U-19 2026 sebagai juara grup dan melangkah ke babak berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |