Google Maps Hadirkan Ask Maps, Chat AI untuk Cari Lokasi

2 hours ago 2

Harianjogja.com, JOGJA— Google meluncurkan pembaruan besar untuk layanan Google Maps yang disebut sebagai peningkatan terbesar dalam satu dekade terakhir. Pembaruan ini menghadirkan fitur percakapan berbasis kecerdasan buatan bernama Ask Maps serta sistem navigasi imersif dengan tampilan peta tiga dimensi (3D) yang lebih detail.

Fitur Ask Maps memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan Gemini AI yang dikombinasikan dengan basis data lokasi milik Google Maps. Melalui integrasi tersebut, pengguna dapat mengajukan pertanyaan yang lebih kompleks dan memperoleh jawaban yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan.

Cara Menggunakan Ask Maps

Untuk memanfaatkan fitur ini, pengguna cukup mengetuk tombol “Ask Maps” pada aplikasi Google Maps. Setelah itu, pengguna bisa mengetik atau mengucapkan pertanyaan.

Sistem kemudian akan memberikan jawaban dalam bentuk percakapan yang dilengkapi dengan tampilan peta yang relevan. Peta tersebut disesuaikan dengan rekomendasi lokasi agar pengguna lebih mudah memahami tempat yang dimaksud.

Sebagai contoh, pengguna dapat menanyakan, “Saya akan bertemu dengan teman-teman setelah kerja, apakah ada tempat nongkrong yang estetik di sekitar sini?”

Personalisasi Berdasarkan Preferensi

Jawaban yang diberikan Ask Maps juga dipersonalisasi berdasarkan aktivitas pengguna di Google Maps, seperti lokasi yang pernah dicari, tempat yang disimpan, hingga jenis tempat yang sering dikunjungi.

Misalnya, jika pengguna kerap mencari kafe atau tempat ngopi, sistem akan memprioritaskan rekomendasi lokasi yang berkaitan dengan preferensi tersebut.

Sebelumnya, informasi seperti ini biasanya diperoleh dengan melakukan pencarian manual dan membaca ulasan tempat satu per satu. Kini, Ask Maps dapat merangkum berbagai informasi tersebut secara otomatis berdasarkan data yang dimiliki Google Maps.

Didukung Basis Data Raksasa

Google menjelaskan bahwa sistem Ask Maps mampu menganalisis informasi dari lebih dari 300 juta tempat di seluruh dunia. Data tersebut juga mencakup ulasan dari komunitas pengguna yang terdiri dari lebih dari 500 juta kontributor.

Dengan basis data yang besar ini, sistem dapat memberikan rekomendasi lokasi yang lebih relevan dan kontekstual.

Selain memberikan rekomendasi, Ask Maps juga memungkinkan pengguna langsung melakukan berbagai tindakan dari hasil pencarian, seperti memesan tempat di restoran, menyimpan lokasi ke daftar pribadi, membagikan lokasi kepada teman, atau langsung membuka navigasi menuju lokasi tersebut.

Ketersediaan Fitur

Pada tahap awal, fitur Ask Maps akan diluncurkan di Amerika Serikat dan India.

Fitur ini akan tersedia untuk perangkat berbasis Android dan iOS, sementara versi desktop dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.

Navigasi Imersif dengan Peta 3D

Selain Ask Maps, Google juga memperbarui sistem navigasi Google Maps dengan teknologi yang disebut Navigasi Imersif.

Fitur ini menampilkan peta 3D yang lebih realistis dengan detail lingkungan sekitar rute perjalanan, termasuk bangunan, jembatan layang, dan kontur medan.

Dalam mode ini, peta juga dapat menyoroti elemen penting di jalan seperti jalur kendaraan, penyeberangan pejalan kaki, lampu lalu lintas, hingga rambu berhenti.

Teknologi navigasi tersebut memanfaatkan model Gemini yang menganalisis citra dunia nyata dari Google Street View serta foto udara untuk memberikan gambaran rute perjalanan yang lebih akurat.

Google menyebut sistemnya mampu memproses lebih dari lima juta pembaruan kondisi lalu lintas setiap detik di seluruh dunia.

Fitur Navigasi Imersif saat ini mulai diluncurkan di Amerika Serikat dan direncanakan akan diperluas ke berbagai wilayah dalam beberapa bulan ke depan untuk perangkat Android, iOS, serta sistem kendaraan yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |