Puluhan Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur Dilarikan ke RS

3 hours ago 2

Puluhan Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur Dilarikan ke RS Puluhan korban luka kecelakaan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur dievakuasi ke rumah sakit, evakuasi masih berlangsung. - Antara.

Harianjogja.com, BEKASI — Kecelakaan KRL Bekasi Timur yang melibatkan Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek menyebabkan puluhan penumpang luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat, Senin (27/4/2026) malam. Proses evakuasi masih terus berlangsung di lokasi kejadian.

Para korban dievakuasi dari dalam rangkaian KRL yang mengalami tabrakan menuju lantai dua Stasiun Bekasi Timur, sebelum akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

"Kejadiannya begitu cepat, kereta jarak jauh menabrak kami di KRL," kata penumpang selamat, Andi (42), di lokasi.

Ia mengungkapkan, saat kejadian kereta yang ditumpanginya dalam kondisi berhenti. Diduga, penghentian tersebut dipicu adanya kendaraan roda empat yang mogok di perlintasan rel dekat stasiun.

"Yang ditabrak gerbong paling belakang, gerbong khusus wanita itu yang paling belakang," ujarnya.

Benturan keras terjadi di bagian belakang rangkaian KRL, terutama pada gerbong khusus perempuan yang berada di posisi paling akhir.

Hingga malam hari, proses evakuasi masih dilakukan oleh berbagai pihak di lapangan.

Petugas gabungan yang terdiri dari keamanan stasiun, pemadam kebakaran, tenaga medis, TNI, Polri, serta warga sekitar masih berupaya mengevakuasi korban, termasuk penumpang yang diduga masih terjebak di dalam gerbong.

"Kejadiannya terjadi pukul 20.53 WIB. Kondisi penumpang KRL dari arah Stasiun Bekasi berhenti. Kemungkinan ada korban tewas, kebanyakan wanita," kata korban lain di lokasi.

Suasana di lokasi sempat dipenuhi kepanikan, dengan penumpang berusaha menyelamatkan diri dari dalam gerbong sebelum petugas melakukan evakuasi secara bertahap.

Sejumlah korban yang telah berhasil dievakuasi dilaporkan mengalami luka-luka, bahkan ada yang dalam kondisi tidak sadarkan diri. Hingga kini, penanganan di lokasi masih terus berlangsung.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa keselamatan penumpang dan awak kereta menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian ini.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Kecelakaan KRL Bekasi Timur terjadi saat KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) s

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |