Eksekutif OpenAI Mundur Protes Kerja Sama dengan Pentagon

19 hours ago 5

Harianjogja.com, JOGJA—Eksekutif yang memimpin pengembangan perangkat keras di OpenAI, Caitlin Kalinowski, mengumumkan pengunduran dirinya pada Sabtu (7/3/2026). Keputusan tersebut dipicu kekhawatiran atas kesepakatan perusahaan dengan United States Department of Defense atau Pentagon yang dinilai tidak memiliki batasan penggunaan yang cukup jelas.

Melalui unggahan di platform X, Kalinowski menyatakan OpenAI belum mempertimbangkan secara matang risiko penerapan model kecerdasan buatan mereka pada jaringan cloud rahasia milik Pentagon.

“AI memiliki peran penting dalam keamanan nasional,” tulis Kalinowski.

“Namun pengawasan terhadap warga Amerika tanpa pengawasan yudisial dan otonomi mematikan tanpa otorisasi manusia adalah batasan yang seharusnya mendapat pertimbangan lebih matang,” lanjutnya.

Hormati Sam Altman, Kritik Tata Kelola

Dalam unggahan lanjutan, Kalinowski menegaskan dirinya tetap memiliki “rasa hormat yang mendalam” terhadap CEO OpenAI, Sam Altman, serta tim manajemen perusahaan.

Namun ia mengkritik cara kesepakatan dengan Pentagon diumumkan yang dinilai dilakukan tanpa batasan kebijakan yang jelas.

“Ini terutama masalah tata kelola,” tulis Kalinowski. “Isu-isu ini terlalu penting untuk diumumkan atau disepakati secara tergesa-gesa.”

Menurut laporan Reuters, hingga kini Kalinowski belum memberikan komentar tambahan secara langsung di luar unggahan media sosialnya.

Respons OpenAI

Sehari setelah kesepakatan kerja sama tersebut diumumkan, OpenAI menyatakan bahwa perjanjian dengan Pentagon mencakup sejumlah perlindungan tambahan untuk memastikan penggunaan teknologi AI tetap sesuai dengan kebijakan perusahaan.

Pada Sabtu, perusahaan kembali menegaskan bahwa mereka memiliki “garis merah” yang melarang penggunaan AI untuk pengawasan domestik maupun pengembangan senjata otonom.

“Kami menyadari masyarakat memiliki pandangan yang kuat mengenai isu-isu ini dan akan terus berdiskusi dengan karyawan, pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas global,” demikian pernyataan resmi OpenAI kepada Reuters.

Profil Singkat Caitlin Kalinowski

Caitlin Kalinowski bergabung dengan OpenAI pada 2024 setelah sebelumnya memimpin pengembangan perangkat keras realitas tertambah di Meta Platforms.

Pengunduran dirinya menjadi sinyal adanya ketegangan internal di perusahaan terkait arah kebijakan kerja sama teknologi AI dengan institusi militer.

Peristiwa ini juga memicu kembali perdebatan global mengenai bagaimana perusahaan teknologi seperti OpenAI menyeimbangkan inovasi kecerdasan buatan dengan pertimbangan etika dan tata kelola.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |