Dua Tahun Terhenti, Perbaikan Jalan Semin Mulai Berlanjut

2 hours ago 1

Dua Tahun Terhenti, Perbaikan Jalan Semin Mulai Berlanjut

Foto ilustrasi. /Ist-Freepik

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perbaikan jalan rusak di kawasan industri Semin yang sempat terhenti selama dua tahun akhirnya kembali dilanjutkan pada tahun ini. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk menangani ruas jalan yang menghubungkan Kalurahan Bangunsari di Kapanewon Semin dengan wilayah Tobong di Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Ngawen.

Pembangunan ditargetkan mulai berlangsung pada Agustus hingga September 2026. Meski belum mampu menjangkau seluruh ruas yang rusak, kelanjutan proyek ini menjadi kabar baik bagi warga dan pelaku usaha yang selama ini harus melintasi jalan dengan kondisi memprihatinkan.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, menjelaskan ruas jalan di kawasan industri Semin memiliki panjang sekitar 3,5 kilometer. Kerusakan di jalur tersebut sebenarnya sudah mulai ditangani sejak 2022, tetapi pengerjaannya belum tuntas.

Keterbatasan anggaran membuat proyek perbaikan tidak dapat dilanjutkan pada 2024 dan 2025. Akibatnya, sebagian besar ruas jalan masih mengalami kerusakan cukup parah hingga sekarang.

"Setelah mandek selama dua tahun, maka perbaikan jalan rusak di kawasan industri Semin dilanjutkan lagi tahun ini. Itu pun panjangnya juga baru setengah kilometer," kata Wadiyana, Ahad (21/6/2026).

Menurut dia, kondisi jalan yang cepat rusak dipengaruhi oleh karakter tanah yang relatif labil. Selain itu, jalur tersebut setiap hari dilalui kendaraan bertonase besar yang mengangkut batu alam dari kawasan sekitar.

Karena itu, metode perbaikan yang digunakan bukan pengaspalan biasa. Pemerintah memilih menggunakan konstruksi cor beton agar lebih kuat menahan beban kendaraan berat yang melintas.

"Tahun ini sudah dialokasikan anggaran Rp1 miliar," ujarnya.

Wadiyana menjelaskan anggaran tersebut diperkirakan mampu digunakan untuk memperbaiki sekitar 200 meter jalan yang mengalami kerusakan paling parah.

Meski panjang penanganan masih terbatas dibandingkan total ruas yang rusak, Pemkab Gunungkidul memastikan perbaikan akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

"Memang belum bisa menyasar di seluruh ruas, tapi tetap ada upaya dari pemkab agar jalan rusak ini dapat diperbaiki secara bertahap," katanya.

Saat ini proses pembangunan masih berada dalam tahap persiapan administrasi dan teknis. Pemerintah menargetkan pekerjaan fisik dapat dimulai pada Agustus dan selesai sesuai jadwal yang telah disusun.

"Mudah-mudahan berjalan dengan lancar," ujar Wadiyana.

Di sisi lain, warga berharap perbaikan tidak berhenti di sebagian ruas saja. Salah seorang warga Padukuhan Bangunsari, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin, Sunardi, mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari.

Menurut dia, jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Candirejo dengan Sambirejo itu merupakan akses penting bagi mobilitas warga maupun kegiatan ekonomi di kawasan industri Semin.

"Harapannya perbaikan jalan ini bisa dilanjutkan karena memang kondisinya sudah sangat parah," kata Sunardi.

Ia menilai keberadaan kawasan industri seharusnya didukung infrastruktur yang memadai agar distribusi barang dan aktivitas usaha berjalan lancar.

"Namanya kawasan industri, jalannya bagus, tapi kenyataannya rusak parah," ujarnya.

Perbaikan yang akan dimulai tahun ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengatasi persoalan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan masyarakat. Selain meningkatkan kenyamanan berkendara, kondisi jalan yang lebih baik juga dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi hasil industri batu alam di kawasan Semin dan sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

David Kurniawan

David Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |