Dokter Tifa Masuk RS Polri, Refly: GERD Kambuh Usai Tekanan Tinggi

17 hours ago 7

 GERD Kambuh Usai Tekanan Tinggi

Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa yakni Refly Harun di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (19/6/2026) malam. (ANTARA/Siti Nurhaliza)

Harianjogja.com, JAKARTA — Tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, harus menjalani rawat inap di RS Polri Kramat Jati setelah penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD) yang dideritanya kambuh.

Kuasa hukum Dokter Tifa, Refly Harun, menjelaskan kondisi tersebut dipicu oleh kombinasi kelelahan, stres tinggi, serta kondisi fisik yang menurun akibat tidak makan sejak pagi.

“Dokter Tifa memiliki penyakit bawaan, salah satunya GERD. Itu kambuh karena tidak makan dan tekanan stres yang cukup tinggi,” ujar Refly, Jumat (19/6/2026) malam.

Kondisi tersebut membuat Dokter Tifa tampak lemah usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Ia bahkan sempat menggunakan kursi roda untuk mobilitas.

Refly mengungkapkan sebelum menjalani pemeriksaan, Dokter Tifa masih menyelesaikan agenda akademiknya berupa seminar hasil disertasi yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Rangkaian aktivitas tersebut dinilai menguras energi fisik dan mental, sehingga memperparah kondisi kesehatannya.

“Ujian tetap berjalan melalui Zoom, tetapi dalam kondisi penuh tekanan dan tidak nyaman,” katanya.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, tim dokter RS Polri melakukan evaluasi menyeluruh dan memutuskan Dokter Tifa perlu menjalani rawat inap guna pemantauan lebih lanjut.

Sementara itu, Refly tidak merinci kondisi kesehatan Roy Suryo yang juga menjadi tersangka dalam perkara yang sama. Ia hanya menyebut penyakit yang dialami Roy tergolong umum dan banyak diderita masyarakat Indonesia.

Hingga Jumat malam, kedua tersangka masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati sambil menunggu perkembangan kondisi kesehatan mereka.

Sebelumnya, Dokter Tifa dan Roy Suryo tiba di RS Polri sekitar pukul 17.55 WIB dengan pengawalan aparat dari Polda Metro Jaya dan langsung menjalani pemeriksaan di IGD.

Dokter Tifa terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna oranye, sementara Roy Suryo mengenakan kaus biru-putih dan celana pendek abu-abu gelap saat tiba di lokasi.

Kasus yang menjerat keduanya masih terus bergulir, sementara kondisi kesehatan menjadi perhatian dalam proses penanganan hukum yang berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |