Beasiswa Jepang Perkuat Hubungan Indonesia, Alumni Jadi Kunci

10 hours ago 2

Beasiswa Jepang Perkuat Hubungan Indonesia, Alumni Jadi Kunci

Chargé d’Affaires ad interim Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang untuk Indonesia Mitsuru Myochin menghadiri acara “Japan-Funded Scholarship Programs Alumni Gathering for Indonesia” di Jakarta, Jumat (19/6/2026) malam. ANTARA/Uyu Septiyati Liman.

Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Jepang menegaskan pentingnya program beasiswa sebagai jembatan strategis dalam memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia. Hal ini disampaikan dalam ajang “Japan-Funded Scholarship Programs Alumni Gathering for Indonesia” yang digelar di Jakarta, Jumat (19/6/2026) malam.

Chargé d’Affaires ad interim Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Mitsuru Myochin, menyebut bahwa selama bertahun-tahun program beasiswa telah membuka peluang luas bagi pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan di Jepang. Para penerima beasiswa tersebut kemudian kembali ke Tanah Air dengan membawa ilmu, pengalaman, serta wawasan global yang berkontribusi pada pembangunan nasional.

Menurutnya, alumni penerima beasiswa Jepang kini telah berkiprah di berbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan, dunia akademik, hingga industri. Peran mereka dinilai tidak hanya berdampak pada kemajuan Indonesia, tetapi juga mempererat hubungan kedua negara.

“Para alumni memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sekaligus memperkuat kemitraan Indonesia dan Jepang,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa hubungan antarmasyarakat atau people-to-people connection menjadi fondasi utama dalam membangun kerja sama jangka panjang. Kepercayaan, kesamaan visi, serta kolaborasi lintas sektor menjadi elemen penting yang terus diperkuat melalui program beasiswa.

Mitsuru optimistis hubungan Indonesia dan Jepang akan semakin solid di masa depan. Ia menilai para alumni yang tergabung dalam jaringan beasiswa akan terus memainkan peran penting dalam menjaga dan mengembangkan kemitraan kedua negara.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serupa yang sebelumnya telah digelar di Manila, Filipina, dan Dhaka, Bangladesh. Kegiatan tersebut mempertemukan alumni dari berbagai program beasiswa yang didukung Pemerintah Jepang.

Peserta yang hadir berasal dari beragam program, seperti Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP), MEXT, JICA, hingga lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia.

Sementara itu, Executive Director for Japan di Asian Development Bank, Shigeo Shimizu, menilai alumni program beasiswa bukan sekadar lulusan akademik, melainkan agen perubahan di masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengalaman belajar di luar negeri memberikan bekal penting bagi mereka untuk mendorong transformasi di berbagai bidang.

Mulai dari reformasi kebijakan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan kewirausahaan sosial, para alumni dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

“Keterlibatan aktif alumni sangat penting untuk mencapai tujuan bersama antara Indonesia dan Jepang,” ujarnya.

Dengan peran yang semakin luas, program beasiswa Jepang tidak hanya menjadi sarana pendidikan, tetapi juga instrumen diplomasi yang efektif dalam memperkuat hubungan bilateral serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |