Anggaran BBM Pemadam Jogja Naik Rp75 Juta Layanan Disesuaikan

4 hours ago 1

Anggaran BBM Pemadam Jogja Naik Rp75 Juta Layanan Disesuaikan

Kepala Dinas Damkarmat Kota Jogja Taokhid saat ditemui di Balai Kota Jogja, Jumat (29/11/2024)./Harian Jogja-Alfi Annissa Karin

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja mengajukan tambahan anggaran bahan bakar minyak (BBM) sebesar sekitar Rp75 juta dalam perubahan APBD 2026. Usulan ini diajukan untuk memastikan operasional kendaraan pemadam kebakaran tetap berjalan hingga akhir tahun anggaran.

Kepala Damkarmat Kota Jogja, Taokhid, menjelaskan bahwa tambahan tersebut setara dengan sekitar 60 persen dari alokasi anggaran murni sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan adanya kebutuhan tambahan agar operasional tidak terganggu di tengah meningkatnya kebutuhan layanan.

“Untuk perubahan anggaran kami mengajukan sekitar Rp75 juta. Jika dibandingkan dengan anggaran murni, nilainya kurang lebih sekitar 60 persen. Ini khusus untuk penambahan BBM kendaraan operasional pemadam kebakaran,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Taokhid menyebut, perhitungan awal menunjukkan anggaran BBM yang tersedia hanya mampu menopang operasional hingga akhir Agustus atau awal September. Kondisi tersebut dipengaruhi asumsi harga BBM sebelumnya yang lebih tinggi dibandingkan saat ini.

“Alhamdulillah harga BBM saat ini sudah sedikit menurun sehingga kami bisa lebih bernapas. Namun untuk memastikan pelayanan tetap berjalan sampai akhir tahun, kami tetap mengusulkan tambahan anggaran,” katanya.

Layanan darurat tetap berjalan penuh

Meski terdapat keterbatasan anggaran, Damkarmat Kota Jogja memastikan layanan darurat tidak akan mengalami pengurangan. Respons terhadap kebakaran, penyelamatan, maupun kondisi yang mengancam keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

“Layanan yang sifatnya emergency tidak ada pengurangan, tidak ada pembatasan, tidak ada seleksi, apalagi penolakan,” tegas Taokhid.

Layanan non-darurat mulai dipilah

Penyesuaian justru dilakukan pada layanan non-darurat. Sejumlah permintaan yang tidak bersifat mendesak atau masih bisa ditangani mandiri oleh masyarakat akan lebih selektif dalam penanganannya.

Beberapa layanan seperti penyemprotan untuk kegiatan tertentu hingga evakuasi satwa yang tidak berbahaya kini diarahkan untuk memanfaatkan alternatif lain, termasuk jaringan relawan pemadam kebakaran.

“Kami tetap melayani sepanjang memungkinkan. Namun saat ini kami harus lebih selektif terhadap layanan non-kebakaran yang tidak bersifat darurat,” ujarnya.

Armada tua jadi tantangan operasional

Damkarmat Kota Jogja saat ini memiliki delapan unit kendaraan pemadam yang masih layak operasional. Namun sebagian besar sudah berusia lebih dari satu dekade sehingga membutuhkan biaya perawatan yang semakin tinggi.

“Usia kendaraan rata-rata sudah di atas 10 tahun. Tentu membutuhkan biaya pemeliharaan lebih banyak, baik untuk mesin maupun bodi kendaraan,” katanya.

Kondisi tersebut membuat perbaikan armada harus diprioritaskan pada kebutuhan yang benar-benar mendesak, menyesuaikan keterbatasan anggaran yang ada.

Permintaan layanan non-kebakaran terus meningkat

Dalam tiga tahun terakhir, tren permintaan layanan non-kebakaran di Kota Jogja menunjukkan peningkatan. Tercatat sekitar 500 kasus pada 2023, naik menjadi 600 kasus pada 2024, dan mencapai sekitar 800 kasus pada 2025.

Kenaikan ini memperlihatkan bahwa peran Damkarmat semakin luas, tidak hanya dalam penanganan kebakaran tetapi juga evakuasi satwa, penyelamatan, hingga layanan kemanusiaan lainnya.

Selain itu, Damkarmat juga kerap dilibatkan dalam kegiatan masyarakat, termasuk membantu penyiraman area penyembelihan hewan kurban saat Iduladha untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |