Wabah Salmonella di AS, Jalapeno Sebabkan 345 Orang Sakit

11 hours ago 7

Newswire

Newswire Kamis, 06 Agustus 2026 18:47 WIB

Wabah Salmonella di AS, Jalapeno Sebabkan 345 Orang Sakit

Ilustrasi penyakit - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) tengah menyelidiki wabah salmonella yang diduga berkaitan dengan cabai jalapeno. Hingga Rabu (5/8/2026), sebanyak 345 orang dilaporkan sakit di 27 negara bagian, sementara 36 pasien harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan CDC, belum ada laporan korban meninggal dunia akibat wabah tersebut. Cabai jalapeno yang menjadi fokus penyelidikan dipasok oleh Coast Citrus Distributors yang berbasis di California dan diimpor dari Meksiko.

Cabai tersebut diketahui digunakan sebagai bahan makanan di sejumlah jaringan restoran, termasuk Chipotle dan Qdoba, serta restoran lainnya.

Minnesota dan Colorado Catat Kasus Terbanyak

Mengutip laporan NBC News, dua negara bagian dengan jumlah kasus tertinggi adalah Minnesota dan Colorado, yang masing-masing mencatat 110 kasus.

Sementara itu, Illinois melaporkan 30 kasus, disusul Kansas dengan 13 kasus.

Kasus juga ditemukan di sejumlah negara bagian lain, yakni Alabama, Arkansas, California, Georgia, Indiana, Kentucky, Louisiana, Michigan, Missouri, Montana, Nebraska, North Carolina, North Dakota, Ohio, Oklahoma, South Carolina, Tennessee, Texas, Utah, Virginia, Washington, Wisconsin, dan Wyoming.

Chipotle dan Qdoba Tarik Jalapeno dari Menu

Sebagai langkah antisipasi, Chipotle mengumumkan pada Selasa (4/8/2026) telah menghapus penggunaan jalapeno dari seluruh menu mereka.

Perusahaan menyebut kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk "kehati-hatian ekstra."

Sehari kemudian, Qdoba juga mengambil langkah serupa dengan menghentikan penggunaan jalapeno di seluruh restorannya.

"Secara proaktif menghapus jalapeno dari seluruh restoran kami."

FDA Telusuri Sumber Wabah

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengungkapkan penyelidikan terhadap berbagai bahan pangan yang diduga terkait wabah ini telah dimulai sejak 22 Juli 2026.

Pada tahap awal, FDA belum mengungkap identitas restoran maupun pemasok yang menjadi objek penyelidikan.

Saat ini, FDA bersama CDC juga sedang memastikan apakah cabai jalapeno yang diduga terkontaminasi tersebut turut dipasarkan di toko-toko bahan makanan.

Mengenal Salmonella dan Gejalanya

Salmonella merupakan bakteri gram negatif berbentuk batang yang menjadi salah satu penyebab utama infeksi saluran pencernaan atau salmonelosis pada manusia maupun hewan.

Penularan umumnya terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, seperti daging mentah, telur, susu yang tidak dipasteurisasi, hingga air yang tercemar.

Setelah masuk ke dalam tubuh, bakteri ini menginfeksi dinding usus dan dapat menimbulkan gejala berupa demam, diare, kram perut, mual, serta muntah dalam rentang 6 hingga 72 jam setelah paparan.

Pencegahan salmonella dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan saat mengolah makanan, mencuci tangan sebelum memasak, memisahkan bahan mentah dari makanan matang, serta memastikan seluruh bahan pangan dimasak hingga benar-benar matang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |